alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 29 May 2022

Pelaku Jaringan Curanmor Diamankan

GRESIK – Jajaran anggota Reskrim Polsek Manyar berhasil membongkar jaringan curanmor. Dari hasil itu, petugas mengamankan empat pelaku, mulai dari pelaku, penadah, penjual dan pembeli.  Keempat pelaku itu, masing-masing Keynaldo Baswan Putra ,22, asal Kecamatan Bandar, Jombang sebagai pelaku pencurian. Kemudian Agus Supartono ,29, warga Desa Mabung, Kecamatan Baron, Nganjuk (Yang menjualkan) motor curian. Selanjutnya, Agus Sudariyanto ,35, asal Desa Katerban, Kecamatan Baron, Nganjuk yang bertindak sebagai pembeli dan Datuk Priyo Hardiyanto ,38, warga Desa Sumber Kepuh, Kecamatan Lengkong, Nganjuk pelaku yang berprofesi sebagai pembeli.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti menuturkan kasus curanmor ini berawal dari adanya pencurian motor Honda Beat W 6145 AV di Jalan Taman Emerald 10 RT 1 Raw 22 Perum Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. Motor atas nama Nur Saidah warga Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan.

“Usai mendapat laporan itu anggota saya di lapangan melakukan penyelidikan serta memeriksa beberapa saksi dan petunjuk dari kamera CCTV. Hasilnya, mengarah ke pelaku bernama Keynaldo Baswan Putra. Kemudian kami amankan,” ujarnya, Jumat (30/4).

Dari hasil keterangan pelaku mengaku tidak sendirian melainkan bersama rekannya Didik yang saat ini menjadi DPO. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, pelaku menyuruh Agus Supartono untuk menjualkan motor hasil curian ini ke Agus Supartono.

“Dari tangan Agus Supartono kemudian motor curian ini dijual lagi ke Agus Sudariyanto. Selanjutnya, dijual lagi ke Datuk Priyo Hardiyanto sebelum akhirnya kami amankan,”ungkapnya.

Selain mengamankan pelaku petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit motor Honda Beat W 6145 AV, satu buah sweater, empat buah ponsel. “Modus operandi yang dilakukan pelaku menggunakan kunci yang telah dibawanya, dan pelaku menjualnya secara online,” tanbahnya.  Usai menjalani pemeriksaan, kini pelaku telah ditahan. Pelaku juga dikenai pasal pidana yang berbeda antara lain pasal 363 KHUP, dan pasal 480 KHUP.(yud/han)

GRESIK – Jajaran anggota Reskrim Polsek Manyar berhasil membongkar jaringan curanmor. Dari hasil itu, petugas mengamankan empat pelaku, mulai dari pelaku, penadah, penjual dan pembeli.  Keempat pelaku itu, masing-masing Keynaldo Baswan Putra ,22, asal Kecamatan Bandar, Jombang sebagai pelaku pencurian. Kemudian Agus Supartono ,29, warga Desa Mabung, Kecamatan Baron, Nganjuk (Yang menjualkan) motor curian. Selanjutnya, Agus Sudariyanto ,35, asal Desa Katerban, Kecamatan Baron, Nganjuk yang bertindak sebagai pembeli dan Datuk Priyo Hardiyanto ,38, warga Desa Sumber Kepuh, Kecamatan Lengkong, Nganjuk pelaku yang berprofesi sebagai pembeli.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti menuturkan kasus curanmor ini berawal dari adanya pencurian motor Honda Beat W 6145 AV di Jalan Taman Emerald 10 RT 1 Raw 22 Perum Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. Motor atas nama Nur Saidah warga Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan.

“Usai mendapat laporan itu anggota saya di lapangan melakukan penyelidikan serta memeriksa beberapa saksi dan petunjuk dari kamera CCTV. Hasilnya, mengarah ke pelaku bernama Keynaldo Baswan Putra. Kemudian kami amankan,” ujarnya, Jumat (30/4).

-

Dari hasil keterangan pelaku mengaku tidak sendirian melainkan bersama rekannya Didik yang saat ini menjadi DPO. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, pelaku menyuruh Agus Supartono untuk menjualkan motor hasil curian ini ke Agus Supartono.

“Dari tangan Agus Supartono kemudian motor curian ini dijual lagi ke Agus Sudariyanto. Selanjutnya, dijual lagi ke Datuk Priyo Hardiyanto sebelum akhirnya kami amankan,”ungkapnya.

Selain mengamankan pelaku petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit motor Honda Beat W 6145 AV, satu buah sweater, empat buah ponsel. “Modus operandi yang dilakukan pelaku menggunakan kunci yang telah dibawanya, dan pelaku menjualnya secara online,” tanbahnya.  Usai menjalani pemeriksaan, kini pelaku telah ditahan. Pelaku juga dikenai pasal pidana yang berbeda antara lain pasal 363 KHUP, dan pasal 480 KHUP.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/