alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Sebulan Jadi DPO, Pencuri Rokok di Manyar Akhirnya Dibekuk Polisi

GRESIK – Upaya Riki Ardiansyah, 27, warga Desa Gumeno RT10/RW 4, Kecamatan Manyar kabur dari kejaran polisi berakhir sudah. Pelaku pencurian puluhan slop rokok disalah satu toko ini berhasil ditangkap anggota Polsek Manyar, kemarin. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku harus mendekam di balik jeruji besi.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan tersangka melancarkan aksinya di Toko Sumber Rejeki, Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada (16/1) lalu.  Ia ditangkap polisi setelah lebih dari satu bulan pengejaran.

Modus operandi Riki yakni dengan menjebol tembok belakang toko milik Achmad Syafii ,39, warga Perum GKB, Manyar tersebut. Guna memuluskan aksinya, ia memakai alat berupa palu dan obeng. Setelah membuat lubang kecil, tersangka meraih barang – barang yang ada di dekat tembok yang mayoritas adalah rokok.

“Tersangka menggasak lebih dari 32 slop rokok berbagai merk. Setelah melakukan aksinya, tersangka meninggalkan palu dan obeng yang dipakai menjebol tembok di lokasi,” ujarnya.

Dijelaskan, tersangka sehari – hari tidak bekerja alias pengangguran. Barang – barang yang dicuri itu dijual kembali untuk mendapatkan uang. Kini, atas ulahnya ia terancam mendekam di dalam penjara dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.(yud/rof)

GRESIK – Upaya Riki Ardiansyah, 27, warga Desa Gumeno RT10/RW 4, Kecamatan Manyar kabur dari kejaran polisi berakhir sudah. Pelaku pencurian puluhan slop rokok disalah satu toko ini berhasil ditangkap anggota Polsek Manyar, kemarin. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku harus mendekam di balik jeruji besi.

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan tersangka melancarkan aksinya di Toko Sumber Rejeki, Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada (16/1) lalu.  Ia ditangkap polisi setelah lebih dari satu bulan pengejaran.

Modus operandi Riki yakni dengan menjebol tembok belakang toko milik Achmad Syafii ,39, warga Perum GKB, Manyar tersebut. Guna memuluskan aksinya, ia memakai alat berupa palu dan obeng. Setelah membuat lubang kecil, tersangka meraih barang – barang yang ada di dekat tembok yang mayoritas adalah rokok.

-

“Tersangka menggasak lebih dari 32 slop rokok berbagai merk. Setelah melakukan aksinya, tersangka meninggalkan palu dan obeng yang dipakai menjebol tembok di lokasi,” ujarnya.

Dijelaskan, tersangka sehari – hari tidak bekerja alias pengangguran. Barang – barang yang dicuri itu dijual kembali untuk mendapatkan uang. Kini, atas ulahnya ia terancam mendekam di dalam penjara dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.(yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/