RADAR GRESIK – Kelalaian saat beraktivitas di dapur kembali memicu insiden kebakaran di permukiman padat penduduk. Sebuah rumah milik Ranti, warga Jalan Gubernur Suryo Gg. 10 No. 14, RT 02 RW 05, Kecamatan Gresik, nyaris ludes dilalap si jago merah pada Kamis (5/2) siang. Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh kompor yang lupa dimatikan saat sedang memasak.
Insiden ini sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar mengingat lokasi kejadian berada di gang sempit. Beruntung, gerak cepat petugas pemadam kebakaran berhasil melokalisir api sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Perwira Piket Damkarla Gresik, Sulyono, menjelaskan bahwa laporan kebakaran masuk sekitar pukul 12.25 WIB. Saksi mata bernama Erna, yang merupakan tetangga korban, pertama kali melihat kepulan asap tebal dan kobaran api dari area dapur rumah Ranti.
"Melihat kobaran api, saksi spontan meminta bantuan warga sekitar. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena api tak kunjung padam, mereka langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik," ujar Sulyono, Kamis (5/2).
Mendapat laporan tersebut, personel Damkarla Pos Kota dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 12.45 WIB. Saat tiba, tim pemadam dari PT Petrokimia Gresik rupanya sudah berada di titik api untuk melakukan pemadaman awal guna mencegah api membesar.
"Pasukan kami langsung bergabung dengan tim Damkar PT Petrokimia untuk melakukan pemadaman dan pembasahan secara menyeluruh hingga lokasi benar-benar kondusif," jelasnya.
Proses pemadaman yang melibatkan 1 unit mobil suplai S06 ini berlangsung efektif. Pada pukul 13.13 WIB, petugas menyatakan area telah aman dan melakukan pengecekan akhir untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi (hotspot) sebelum kembali ke pos.
"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materil masih dalam pendataan," pungkas Sulyono.
Berdasarkan data dari Dinas Damkarla Gresik, insiden di Jalan Gubernur Suryo ini merupakan kejadian kebakaran pertama yang tercatat di bulan Februari 2026. Sementara itu, untuk aksi penyelamatan (rescue) non-kebakaran, petugas telah menangani sebanyak 14 kejadian sepanjang bulan ini. (yud/han)
Editor : Hany Akasah