Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angin Puting Beliung Terjang Dukun Gresik, Dua Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp50 Juta

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
Rusak : Kondisi rumah warga dan bangunan warung yang mengalami kerusakan parah akibat diterjang angin puting beliung di Dusun Karanganyar, Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Gresik. (Ist/Radar Gresik)
Rusak : Kondisi rumah warga dan bangunan warung yang mengalami kerusakan parah akibat diterjang angin puting beliung di Dusun Karanganyar, Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Gresik. (Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Gresik. Angin puting beliung menerjang Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, pada Jumat (10/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, terjangan angin kencang tersebut menyebabkan kerusakan pada hunian warga dan kerugian material yang cukup besar.

Kapolsek Dukun, AKP Slamet Priyono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat kondisi cuaca mendung pekat yang tiba-tiba disertai hembusan angin kencang. Dusun Karanganyar menjadi titik terdampak paling nyata dalam insiden ini.

Salah satu kerusakan terparah dialami oleh Salamun, warga Dusun Karanganyar RT 08 RW 02. Bagian dapur belakang rumahnya hancur setelah tidak kuat menahan laju angin.

"Struktur dapur yang terbuat dari kayu dengan atap asbes dilaporkan roboh akibat terpaan angin. Beruntung saat kejadian tidak ada anggota keluarga yang berada di area tersebut," ujar AKP Slamet Priyono, Jumat (10/4).

Advertisement

Selain kediaman Salamun, rumah milik Malikan yang berada di lokasi yang sama juga turut terdampak. Namun, kerusakan pada rumah kedua ini dilaporkan dalam kategori ringan.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh warga selamat dari bencana ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan ditaksir mencapai angka yang cukup signifikan.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Meski demikian, kerugian material dari bangunan yang terdampak ditaksir mencapai kurang lebih Rp50 juta," jelas Kapolsek.

Pasca-kejadian, warga setempat bersama perangkat desa dan aparat keamanan langsung bergerak melakukan penanganan awal. Mereka bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan atap asbes yang berserakan.

Pihak kepolisian pun meminta masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca di wilayah Gresik masih berpotensi terjadi anomali.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Kemarau Panjang, Trantib Balongpanggang Gresik Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih

Kemarau Panjang, Trantib Balongpanggang Gresik Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih

RADAR GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Menyusutnya sumber air warga membuat kebutuhan pasokan air untuk aktivitas

Kemarau Panjang, BPBD Gresik Salurkan 430 Ribu Liter Air Bersih ke 15 Desa

Kemarau Panjang, BPBD Gresik Salurkan 430 Ribu Liter Air Bersih ke 15 Desa

RADAR GRESIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik terus menggencarkan distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau. Hingga saat ini, sebanyak 430 ribu liter air bersih telah disalu

Bahu-Membahu Lintas Instansi, Petugas Gabungan Evakuasi Jenazah Obesitas di Bungah Gresik

Bahu-Membahu Lintas Instansi, Petugas Gabungan Evakuasi Jenazah Obesitas di Bungah Gresik

RADAR GRESIK — Aksi kemanusiaan penuh empati ditunjukkan jajaran petugas gabungan di Kabupaten Gresik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan BPBD, Dinas Kesehatan (Dink

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer