Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cekcok di Jalan, Pria di Menganti Gresik Jadi Korban Penganiayaan

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
Dirawat : Anggota Polsek Menganti saat mengevakuasi korban pembacokan Antonius di RS Eka Husada Menganti, Gresik. (Ist/Radar Gresik)
Dirawat : Anggota Polsek Menganti saat mengevakuasi korban pembacokan Antonius di RS Eka Husada Menganti, Gresik. (Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Aksi penganiayaan berat menggemparkan warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik, pada Rabu (8/4) pagi.

Seorang pria bernama Antonius (30), warga setempat, harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban berjalan kaki seorang diri keluar dari gang menuju jalan raya sambil memainkan telepon genggamnya.

Secara tiba-tiba, seorang pria pengendara sepeda motor matik merah yang mengenakan helm merah dan jaket abu-abu menghampiri korban. Keduanya sempat terlibat perbincangan singkat sebelum akhirnya terjadi cekcok mulut yang memanas.

"Menurut keterangan saksi, pelaku kemudian turun dari motor dan mencabut senjata tajam dari balik pakaiannya. Korban sempat berusaha kabur ke arah tanah kosong, namun pelaku mengejar dan membacok korban berkali-kali," ungkap AKP Arif, Rabu (8/4).

Advertisement

Meski korban sudah jatuh tersungkur di rerumputan, pelaku tetap membabi buta melayangkan senjatanya. Aksi tersebut baru berhenti setelah warga mulai berdatangan ke lokasi. Pelaku langsung melarikan diri ke arah utara dengan membawa senjata tajam jenis golok miliknya.

Akibat serangan tersebut, Antonius mengalami luka robek yang sangat parah di sekujur tubuh, meliputi luka robek pada bagian kepala tengah dan bibir dan luka robek pada perut sisi kiri. 

Serta luka robek dengan pendarahan aktif pada tangan kanan dan kiri (lengan hingga jari) dan luka robek pada kaki kanan dan kiri (pinggul hingga jari kaki).

Warga bersama petugas kepolisian segera mengevakuasi korban ke RS Eka Husada Menganti untuk mendapatkan perawatan darurat serta dilakukan Visum et Repertum (VER).

Di lokasi kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan barang bukti berupa satu buah sarung pisau dan satu helm warna merah yang diduga tertinggal milik pelaku. Saat ini, pihak Polsek Menganti tengah bekerja keras untuk mengungkap identitas pelaku yang masih buron.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Manfaatkan Keramaian Parade Sound Horeg Menganti, Penjual Arak Bali Asal Sidoarjo Diciduk Polisi

Manfaatkan Keramaian Parade Sound Horeg Menganti, Penjual Arak Bali Asal Sidoarjo Diciduk Polisi

RADAR GRESIK – Seorang pria berinisial DJR (36) tak berkutik saat diamankan anggota Polsek Menganti. Pria tersebut kedapatan nekat menjual minuman keras (miras) jenis arak Bali di tengah keramaian parade puluhan

Meriahkan HUT ke-62 Bersama Warga Menganti, Wongso Negoro Patok Sembilan Kursi DPRD Gresik

Meriahkan HUT ke-62 Bersama Warga Menganti, Wongso Negoro Patok Sembilan Kursi DPRD Gresik

RADAR GRESIK – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik menggelar pertunjukan seni tradisional ludruk Gita Praja di Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan,

Parade Sound Horeg Desa Menganti Menuai Sorotan, Panitia Buka Suara Soal Isu Iuran Rp 1,5 Juta

Parade Sound Horeg Desa Menganti Menuai Sorotan, Panitia Buka Suara Soal Isu Iuran Rp 1,5 Juta

RADAR GRESIK – Pelaksanaan kegiatan Kirab Budaya dalam rangka Sedekah Bumi Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, menuai sorotan hangat di tengah masyarakat. Penggunaan puluhan armada sound horeg dalam ajan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer