Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Geger, Penjual Es Krim Keliling Ditemukan Meninggal Mendadak di Warkop Menganti Gresik

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Menganti dibantu tim medis dan warga saat meng vakuasi korban MrX untuk dibawa ke RSUD Ibnusina Gresik.
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Menganti dibantu tim medis dan warga saat meng vakuasi korban MrX untuk dibawa ke RSUD Ibnusina Gresik.

RADAR GRESIK – Pengunjung dan warga di sekitar Jalan Raya Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Gresik dikejutkan dengan peristiwa meninggalnya seorang laki-laki tanpa identitas (Mr. X) secara mendadak. Insiden ini terjadi di warung kopi (Warkop) Relax Coffee pada Sabtu (31/1) siang.


Advertisement

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut keterangan saksi mata, Moh. Abu Syahadat (penjaga warkop), korban datang ke lokasi dengan mengayuh sepeda angin sambil menjajakan es krim.

Sekitar pukul 11.00 WIB, korban sempat menumpang mandi di warkop tersebut. Tak lama setelah keluar dari kamar mandi, korban mengeluh kepada saksi bahwa kondisi badannya sedang tidak fit.

Advertisement

"Saat duduk, tiba-tiba korban langsung terlihat lemas dan mengalami sesak napas. Saksi sempat berusaha mencari bantuan, namun dalam waktu singkat korban sudah dinyatakan meninggal dunia," ungkap AKP Arif Rahman, Minggu (1/2).

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Menganti segera meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pemeriksaan awal terhadap jenazah dilakukan bersama bidan desa setempat.

Dati identitas, tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban (Mr. X), sedangkan kondisi fisik tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Advertisement

Selain itu ditemukan barang bukti berupa satu unit sepeda angin dan perlengkapan jualan es krim milik korban.

Untuk kepentingan lebih lanjut, jenazah saat ini telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Petugas medis akan melakukan visum luar (Visum et Repertum) guna memastikan penyebab pasti kematian sembari menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota famili.

"Jenazah sudah kami bawa ke RSUD Ibnu Sina karena identitasnya belum diketahui. Kami mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri penjual es krim keliling untuk segera melapor," pungkas Kapolsek. (yud/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Pekerja Buka-Tutup Jalan Morowudi Dikeroyok Kawanan Pemuda, Polsek Cerme Lakukan Penyelidikan

Pekerja Buka-Tutup Jalan Morowudi Dikeroyok Kawanan Pemuda, Polsek Cerme Lakukan Penyelidikan

RADAR GRESIK – Nasib apes menimpa seorang pemuda asal Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Pemuda berinisial NMP (22) tersebut menjadi korban aksi pengeroyokan oleh sekelompok orang di pinggir Jalan Raya

Ringankan Beban Warga, Polsek Duduksampeyan Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Tumapel

Ringankan Beban Warga, Polsek Duduksampeyan Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Tumapel

RADAR GRESIK – Jajaran Polsek Duduksampeyan, Polres Gresik, menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Selasa (20/10).

Jaga Kebugaran Personel, Polres Gresik Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Semester II 2026

Jaga Kebugaran Personel, Polres Gresik Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Semester II 2026

RADAR GRESIK – Polres Gresik menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) Semester II Tahun 2026 bagi personel kepolisian, aparatur sipil negara (ASN), dan anggota Polsek jajaran. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 1

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer