Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pencarian Hari Kedua Nelayan Lumpur Gresik yang Hilang, Tim SAR Perluas Radius Sisir Hingga 5 Kilometer

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯

PENCARIAN : Personel Tim SAR gabungan saat membelah ombak di perairan Gresik dalam operasi pencarian nelayan Lumpur.
PENCARIAN : Personel Tim SAR gabungan saat membelah ombak di perairan Gresik dalam operasi pencarian nelayan Lumpur.


Advertisement

RADAR GRESIK – Tim SAR gabungan terus berjibaku melakukan pencarian terhadap Mat Rakim (57), nelayan asal Kelurahan Lumpur yang dilaporkan hilang misterius di perairan Gresik. Pada pencarian hari kedua, Rabu (7/1), petugas memperluas jangkauan penyisiran hingga radius lima kilometer dari titik awal perahu ditemukan.

Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan dari Basarnas, Satpolairud Polres Gresik, BPBD, serta relawan nelayan setempat.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Gani, menjelaskan bahwa strategi pencarian hari ini difokuskan pada jalur lintasan perahu korban sebelum akhirnya ditemukan menabrak dermaga dalam kondisi kosong.

"Upaya pencarian saat ini kami fokuskan di area terakhir diketahui perahu tersebut melaju hingga menabrak kapal yang sedang sandar di dermaga. Radius pencarian kami perluas hingga kurang lebih 5 kilometer ke arah laut," ujar Gani di sela proses pencarian. 

Gani menambahkan, dalam operasi hari kedua ini, pihaknya telah menerjunkan sedikitnya empat unit perahu, yang terdiri dari perahu karet (rubber boat) dan speed boat. Petugas melakukan penyisiran secara bergantian guna memastikan tidak ada area yang terlewatkan.

Advertisement

Titik koordinat pencarian merujuk pada bukti rekaman kamera CCTV dermaga yang memperlihatkan kejanggalan saat perahu milik Mat Rakim melaju kencang tanpa awak. Rekaman tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim untuk memetakan di mana kemungkinan korban terjatuh dari kapalnya.

Baca Juga: Cuaca Tidak Bersahabat, Komisi II DPRD Gresik Soroti Nasib Nelayan yang Kehilangan Penghasilan

Meski pencarian hari pertama dan hingga Rabu siang masih menunjukkan hasil nihil, tim SAR memastikan akan terus bekerja maksimal. Sesuai dengan aturan penyelenggaraan operasi SAR, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari ke depan.

"Sampai hari kedua ini hasil pencarian masih nihil. Namun, kami akan terus berupaya melakukan pencarian sesuai standar operasional prosedur selama tujuh hari," tandas Gani.

Peristiwa hilangnya Mat Rakim menjadi perhatian luas warga Kelurahan Lumpur setelah video perahu tanpa awak menabrak dermaga viral di media sosial.

Keluarga dan rekan sesama nelayan hingga kini masih menunggu dengan cemas di pesisir pelabuhan, berharap korban segera ditemukan. (yud/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Sempat Hilang di Perairan Bawean, Tongkang BG M80-1301 Ditemukan Bersama 8 ABK

Sempat Hilang di Perairan Bawean, Tongkang BG M80-1301 Ditemukan Bersama 8 ABK

RADAR GRESIK – Kabar baik datang dari perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Tongkang BG M80-1301 yang sempat tidak diketahui keberadaannya setelah kecelakaan laut akhirnya ditemukan. Delapan anak buah kapal (ABK) yang

Kapal Tenggelam di Perairan Bawean, Tim SAR Gabungan Buru 8 ABK yang Terombang-ambing di Laut

Kapal Tenggelam di Perairan Bawean, Tim SAR Gabungan Buru 8 ABK yang Terombang-ambing di Laut

RADAR GRESIK — Kantor SAR Kelas A Surabaya menerjunkan tim rescue dan KN SAR 249 Permadi untuk melancarkan operasi pencarian dan pertolongan terhadap delapan Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) MT20 1301.

Peringati HUT ke-78 Polwan, Kapolres Gresik Tekankan Profesionalisme dan Sikap Bijak Bermedia Sosial

Peringati HUT ke-78 Polwan, Kapolres Gresik Tekankan Profesionalisme dan Sikap Bijak Bermedia Sosial

RADAR GRESIK — Jajaran Polres Gresik menggelar acara tasyakuran peringatan Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) SAR Polres Gresik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer