Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diterjang Angin Puting Beliung, Dua Rumah di Duduksampeyan Gresik Ambruk

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
RUSAK : Kondisi salah satu rumah warga di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik yang porak-poranda setelah diterjang bencana angin puting beliung.
RUSAK : Kondisi salah satu rumah warga di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik yang porak-poranda setelah diterjang bencana angin puting beliung.

RADAR GRESIK – Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten Gresik. Sebanyak dua rumah warga di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, dilaporkan porak-poranda akibat diterjang angin puting beliung yang disertai hujan deras pada Senin (22/12) petang.


Advertisement

Kepala Desa Pandanan, Suryadi, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi begitu cepat sekitar pukul 17.12 WIB.

"Kencangnya tiupan angin membuat konstruksi bangunan tidak mampu bertahan hingga mengakibatkan rumah roboh total," pungkasnya. 

Dua rumah yang menjadi korban bencana hidrometeorologi ini adalah milik Suwaji (44) dan Sali (55). Berdasarkan keterangan di lapangan, atap rumah yang berbahan seng, besi galvalum, dan asbes tampak terbang berhamburan tersapu angin kencang saat kedua penghuni masih berada di dalam rumah.

Advertisement

Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dengan berlari keluar sesaat sebelum bangunan benar-benar ambruk.

Meski demikian, musibah ini menyisakan satu korban luka, yakni anak dari Suwaji. Korban mengalami luka di jari kelingking akibat tertimpa lembaran seng yang terjatuh.

Suryadi menjelaskan bahwa korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat dan harus menerima delapan jahitan pada jarinya.

Advertisement

Lembaran seng tersebut sempat mengenai benda lain sebelum mengenai korban, sehingga dampak benturan langsung ke tubuh dapat diminimalisir.

"Terkait dampak materiil, kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp100 juta. Pihak Pemerintah Desa Pandanan telah bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama unsur Muspika, Koramil, dan Polsek Duduksampeyan untuk langkah penanganan lebih lanjut," ujar Suryadi. 

Pagi ini, Selasa (23/12), petugas gabungan bersama warga setempat direncanakan melakukan kerja bakti gotong royong untuk mengevakuasi puing-puing bangunan. Laporan resmi juga telah diteruskan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik agar para korban bisa segera mendapatkan bantuan darurat. (yud/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Kemarau Panjang, Trantib Balongpanggang Gresik Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih

Kemarau Panjang, Trantib Balongpanggang Gresik Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih

RADAR GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Menyusutnya sumber air warga membuat kebutuhan pasokan air untuk aktivitas

Kemarau Panjang, BPBD Gresik Salurkan 430 Ribu Liter Air Bersih ke 15 Desa

Kemarau Panjang, BPBD Gresik Salurkan 430 Ribu Liter Air Bersih ke 15 Desa

RADAR GRESIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik terus menggencarkan distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau. Hingga saat ini, sebanyak 430 ribu liter air bersih telah disalu

Bahu-Membahu Lintas Instansi, Petugas Gabungan Evakuasi Jenazah Obesitas di Bungah Gresik

Bahu-Membahu Lintas Instansi, Petugas Gabungan Evakuasi Jenazah Obesitas di Bungah Gresik

RADAR GRESIK — Aksi kemanusiaan penuh empati ditunjukkan jajaran petugas gabungan di Kabupaten Gresik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan BPBD, Dinas Kesehatan (Dink

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer