Kampung Inggris didirikan di area Ponpes Mambaul Falah, Desa Sukaoneng, Tambak, Bawean. Rencananya, kegiatan kampung Inggris akan mendatangkan 30 peserta dari Gresik, dan 50 peserta dari Pulau Bawean. Dengan target 80 peserta yang mengikuti program tersebut.
“Rencananya kegiatan english camp akan dilaksanakan mulai 26 Juni mendatang dan berakhir tanggal 9 Juli. Sebelum kegiatan berakhir kami launching program english camp tersebut,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan PAUD dan Non Formal Dispendik Gresik, Nur Fadhilah.
Menurutnya, selama kegiatan english camp juga ada kegiatan lesson study. Yakni sebagai pembekalan kepada para guru yang mengajar bahasa Inggris disana. Nantinya para guru dan pengajar di english camp akan didatangkan dari salah satu Universitas di Gresik.
“Setelah rapat dan survei bersama para pendidik, dan tokoh masyarakat setempat. Program Bawean Pulau Perintis Pendidikan ini, selain ilmu juga mengenal alam sambil belajar bahasa Inggris,” terangnya.
Sebagai program yang berkelanjutan akan ada lagi puluhan anak sekolah ke Bawean. Dengan memprioritaskan peserta anak didik kelas II. “Setelah anak-anak pulang ke Gresik, anak-anak bisa melanjutkan pelajaran dari english camp. Dengan membuat satu komunitas di sekolah masing-masing. Ke depan juga akan dibuatkan area tempat kampung inggris seluas 1.500 m2,” pungkasnya. (rof) Editor : Hany Akasah