Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran BOSDA Gresik 2026 Dipastikan Aman, Gus Yani Tekankan Tak Tersentuh Efisiensi APBD

R
Penulis: Riri Masfardian❯
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pelaporan BOS bersama Dispendik dan MKKS.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pelaporan BOS bersama Dispendik dan MKKS.

RADAR GRESIK – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani, memberikan kepastian mengenai anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk SD/SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Gresik.


Advertisement

Ia menegaskan bahwa alokasi BOSDA tahun 2026 tidak akan terdampak pemotongan, meskipun Kabupaten Gresik menghadapi isu efisiensi anggaran daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Gus Yani dalam acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaporan BOSDA Jenjang SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Gresik di SMP Negeri 22 Gresik, pada Senin (17/11/2025).

"Walaupun 2026 itu ada pemotongan anggaran APBD, dana transfer pusat sebesar Rp 500 Miliar di Kabupaten Gresik, tapi BOSDA tetap aman dan akan kita cairkan di 2026," terangnya.

Advertisement

Gus Yani mengakui bahwa isu efisiensi anggaran merupakan masalah yang dihadapi hampir seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Namun, pihaknya berkomitmen untuk tidak mengorbankan BOSDA, yang dianggap sebagai kunci dalam pemerataan program pendidikan.

"Kita sampaikan ke seluruh SMP, baik Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Gresik bahwasanya BOSDA tetap aman dan tidak menjadi korban dari efisiensi anggaran tersebut. Jadi efisiensi itu tidak diambil dari BOSDA," ungkapnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, Dr. S. Hariyanto, merinci alokasi total anggaran BOSDA untuk tahun 2026 yang mencapai Rp 103 miliar.

Alokasi tersebut terbagi untuk tingkat SD sebesar Rp 54 miliar dan untuk tingkat SMP sebesar Rp 49 miliar.

Rapat koordinasi ini sendiri diikuti oleh sekitar 350 Kepala Sekolah SMP Negeri/Swasta, Ketua Komite, dan Kepala Yayasan se-Kabupaten Gresik.

"Kegiatan hari ini adalah kegiatan sosialisasi dan menyamakan persepsi untuk pelaksanaan BOSDA 2026. Mulai dari perencanaan sampai evaluasi kemudian pelaporan BOSDA tersebut," pungkas Dr. Hariyanto. (rir/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Di Dalam Masyarakat Melalui ASLINMAS

Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Di Dalam Masyarakat Melalui ASLINMAS

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali membangkitkan dan memperkuat barisan pengamanan swakarsa berbasis warga. Langkah ini ditegaskan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat memimpin Apel Akbar

Bupati Gresik Dukung Penuh Mantan Penggawa Liga Indonesia Era 90-an Pimpin Askab PSSI

Bupati Gresik Dukung Penuh Mantan Penggawa Liga Indonesia Era 90-an Pimpin Askab PSSI

RADAR GRESIK – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, secara blak-blakan menyoroti kondisi kepengurusan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Gresik yang dinilai belum optimal, terutama dalam menangani pembinaan sepak bola usia din

Dilantik di Kantor Bupati, DPC IWAPI Gresik Didorong Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi

Dilantik di Kantor Bupati, DPC IWAPI Gresik Didorong Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi

RADAR GRESIK — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Gresik periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan di Aula Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Selasa (1/9/2026)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer