Siapkan Generasi Melek Teknologi, 139 Guru TK di Kebomas Ikuti Workshop Koding AI

RADAR GRESIK — Upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di era digital terus dipacu. Mengambil tempat di Hotel Khas Gresik, Selasa (8/9/2026), sebanyak 139 guru Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Kebomas antusias mengikuti "Workshop Koding AI dan Kecerdasan Artifisial".
Kegiatan yang diinisiasi oleh IGTKI-PGRI Kecamatan Kebomas ini juga dirangkai dengan peluncuran karya buku antologi berjudul "Di Balik Pintu Kelas: Cerita Inspiratif Guru untuk Anak Indonesia".
Ketua IGTKI Kecamatan Kebomas, Nuryum, S.Pd., menyampaikan bahwa perpaduan dua agenda besar ini dirancang secara khusus untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini.
Baca Juga: Mangsa Ayam di Dalam Kandang Warga Tebuwung Dukun, Ular Piton Sepanjang 2 Meter Dievakuasi Damkarla
“Workshop koding AI dan kecerdasan artifisial ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru dalam menguatkan pendidikan di fase pondasi anak usia dini. Selain itu, peluncuran buku ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam meningkatkan kemampuan literasi guru-guru TK di Kebomas,” ujar Nuryum dalam sambutannya.
Lahirnya karya literasi "Di Balik Pintu Kelas" ini tak lepas dari prakarsa Kepala KB TK Muslimat NU, Ardhiana Yoghi Savitrie, M.Pd., yang berhasil merangkul para pendidik untuk menuangkan pengalaman inspiratif mereka ke dalam tulisan.
Apresiasi tinggi pun datang dari Ketua IGTKI Kabupaten Gresik, Mak'rifah, S.Pd. Ia menilai gebrakan IGTKI Kebomas ini patut dijadikan percontohan bagi kecamatan lain.
“Peningkatan literasi sekaligus pemahaman koding AI sangat penting bagi guru-guru TK saat ini. Kecamatan Kebomas luar biasa, the best, karena sukses membuat buku antologi ini. Jangan pernah berhenti dalam berinovasi,” puji Mak'rifah.
Sesi workshop teknologi menghadirkan narasumber pakar, yakni Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Dr. Nur Fauziyah, M.Pd. Materi yang disuguhkan berfokus pada pengenalan dasar-dasar kecerdasan buatan yang adaptif dan aman untuk anak usia dini.
Pengawas TK Kecamatan Kebomas, Sri Wahyu Oktavianna, M.Pd., menekankan urgensi penggunaan perangkat digital yang ramah anak.
“Setiap guru yang hadir diharapkan bisa mengimbaskan ilmunya di lembaga masing-masing guna memantik keingintahuan anak-anak di bidang koding dan AI. Selamat juga untuk ibu-ibu yang sudah melahirkan karya antologi yang luar biasa ini,” ungkapnya.



