Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

30 Tahun Menebar Ilmu, Umi Faridah Jadi Legenda di SMP Semen Gresik

R
Penulis: Riri Masfardian❯
Umi Faridah Harianik
Umi Faridah Harianik

RADAR GRESIK - Umi Faridah Harianik, sosok guru IPA yang telah mengabdi selama 30 tahun di SMP Semen Gresik, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang sekolah yang melegenda ini.


Advertisement

Dengan usia 56 tahun, semangatnya dalam mendidik generasi muda tak pernah luntur.

Sejak tahun 1995, Umi memulai kiprahnya sebagai pendidik di SMP Semen Gresik. Tak hanya mengajar IPA, beliau juga pernah menjabat berbagai posisi penting di sekolah, mulai dari humas, pengelola sarana, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, hingga kembali ke posisinya sebagai guru.

SMP Semen Gresik, yang dulunya berada di bawah naungan Yayasan Semen Gresik, yang kini Semen Gresik Foundation, telah banyak melahirkan generasi-generasi berkualitas. Umi mengungkapkan sekolah ini memiliki sejarah yang panjang dan merupakan sekolah favorit di masanya.

Advertisement

"Meskipun telah banyak perubahan, SMP Semen Gresik tetap berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas. Kami terus mengikuti perkembangan kurikulum, seperti sekolah ramah anak, religius, dan lainnya," ujarnya.

Selain menjadi guru, Umi menjadi sosok sahabat bagi para siswa. Beliau kerap menjadi tempat curhat dan berbagi cerita. "Saya ingin siswa merasa nyaman dan tidak ragu untuk bertanya atau meminta bantuan," imbuhnya.

Selama berkarir, Umi telah banyak memberikan kontribusi bagi sekolah. Umi aktif membimbing siswa mengikuti berbagai lomba, termasuk olimpiade IPA tingkat kabupaten.

Advertisement

Selain itu, Ibu Umi juga mengikuti berbagai pelatihan pengembangan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

"Saya pernah berkolaborasi dengan Ciputra dan mengikuti berbagai pelatihan lainnya. Semua ini saya lakukan agar dapat memberikan yang terbaik bagi siswa," tuturnya.

Umi berharap SMP Semen Gresik dapat terus berkembang dan menjadi sekolah yang lebih unggul. "Dengan semakin ketatnya persaingan, kita harus terus berinovasi dan mengembangkan ciri khas sekolah. Saya yakin, dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai tujuan tersebut," pungkasnya. (rir/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Peringati Hari Jadi Ke-81 Provinsi Jatim, Siswa SMK SIG Turun Langsung Servis AC Tempat Ibadah

Peringati Hari Jadi Ke-81 Provinsi Jatim, Siswa SMK SIG Turun Langsung Servis AC Tempat Ibadah

RADAR GRESIK – Keterampilan vokasi tidak boleh berhenti sebagai teori di dalam ruang kelas, dan kompetensi tak sekadar dinilai dari angka di atas kertas. Semangat itulah yang dibuktikan para siswa SMK SIG

Jari Siswi SMP di Wringinanom Tersangkut Pipa Kran Air, Damkarla Gresik Turun Tangan

Jari Siswi SMP di Wringinanom Tersangkut Pipa Kran Air, Damkarla Gresik Turun Tangan

RADAR GRESIK – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik kembali melakukan aksi penyelamatan tak biasa. Seorang siswi SMPN 2 Wringinanom, Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom,

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Gresik Perkuat Dukungan Akademik dan Keagamaan di Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Gresik Perkuat Dukungan Akademik dan Keagamaan di Sekolah Rakyat

GRESIK – Keberadaan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Gresik tidak hanya dituntut untuk mencetak siswa berprestasi secara akademik, melainkan juga menerapkan sistem pengasuhan karakter yang kokoh. Pasalnya model sekolah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer