Yuk Gresik 2023, Alodia Angelica Hutahaean Raih Raki Berbusana Terbaik dengan Batik Bangsawan

RADAR GRESIK - Alodia Angelica Hutahaean, berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2024. Tidak hanya mengharumkan nama almamater, mahasiswi semester 7 Sistem Informasi ITS berhasil menyabet gelar Raka Raki Berbusana Terbaik dengan mengenakan batik khas Gresik, Batik Bangsawan.
Prestasi gemilang diraih Alodia setelah melalui serangkaian kegiatan mulai dari technical meeting, registrasi, karantina, hingga preliminary. Sepanjang perjalanan tersebut, Alodia selalu tampil memukau dengan balutan Batik Bangsawan yang dirancang khusus untuknya.
Pada tahap preliminary, Alodia mengenakan batik motif Babad Tanah Giri. Motif ini dipilih dengan pertimbangan filosofis yang mendalam, menggambarkan ikon-ikon legendaris Kota Gresik seperti damar kurung, rusa bawean, Kanjeng sepuh, dan nogogiri. Batik kontemporer ini merupakan hasil karya perpaduan antara sentuhan modern dan nilai-nilai tradisional, dirancang oleh pak Nur Kholis dan dijahit oleh desainer busana Adi Sandixs.
"Batik Babad Tanah Giri ini sangat istimewa bagi saya. Motifnya yang kaya makna mengingatkan kita pada sejarah dan budaya Gresik yang begitu kental," ujar Alodia.
Untuk melengkapi penampilannya, Alodia mengenakan baju pakem Jawa Timur berwarna hijau yang melambangkan harapan dan keberuntungan. Paduan warna hijau dan selendang pink fuschia yang berani semakin menyempurnakan tampilannya.
"Saya sangat bersyukur bisa menyabet Raka Raki Berbusana Terbaik. Ini adalah anugerah yang luar biasa," imbuhnya.
Baca Juga: Ika Yuliati, Perempuan Asal Menganti Gresik Berhasil Sabet Gelar Runner Up Putri Kebaya Jatim
Perjalanan Alodia menuju gelar Raki Berbusana Terbaik tidaklah mudah. Di tengah kesibukan kuliah, ia harus meluangkan waktu untuk mengikuti berbagai pelatihan dan mentoring. Mulai dari belajar pengetahuan tentang pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif, hingga mengasah kemampuan public speaking, pembawaan diri, dan tata rias.
"Saya banyak belajar dari senior-senior di Cak Yuk. Mereka memberikan banyak dukungan dan motivasi," ungkap Alodia.
Salah satu tantangan yang dihadapi Alodia adalah keterlambatan kedatangan batik preliminary yang baru sampai di hari pertama karantina. Namun, dengan semangat pantang menyerah, ia berhasil mengatasi semua kendala tersebut.
Dengan diraihnya gelar Raki Berbusana Terbaik, Alodia berharap dapat semakin berkontribusi dalam mempromosikan pariwisata dan budaya Jawa Timur, khususnya Kota Gresik. Ia juga bertekad untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
"Saya ingin menjadi duta wisata yang baik dan menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda," pungkasnya. (rir/han)



