alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Puluhan Siswa Belajar Teknik Kepemimpinan

GRESIK –Kegiatan pelatihan dasar kepemimpinan diperlukan untuk memupuk keberanian pelajar. Begitupula yang terlihat pada pelatihan 50 siswa  yang ikut Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).

Pembina MPK dan PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik, Dicky Panca Aulia mengatakan, kegiatan untuk para pengurus organisasi siswa mampu mengaplikasikan konsep manajeman organisas, administrasi dan kepemimpinan yang efektif. “Ini bukan sekedar wadah namun juga sebagai kendaraan dalam misi menguatkan karakter diri yang positif,”kata dia.

Menurut dia, generasi milenial tidak cukup pintar saja, cerdas dan berakhlak harus tertancap kuat dalam diri setiap pengurus. Maka dari itu LDKS digelar sebagai media proses dalam menguatkan teknik keadministrasian, manajemen organisasi, motivasi dan pengembangan karakter diri. “Mereka adalah calon pemimpin, untuk itu perlu peta untuk menuju kepemimpinan yang efektif dan bijaksana. Berpijak dari itulah LDKS Ruang di gelar dengan narasumber yang telah ahli dalam bidangnya,”jelas dia.

Hal senada juga disampaikan oleh narasumber, Ahmad Rahman Budiman menjelaskan, bahwa LDKS merupakan langkah awal organisasi siswa. Dengan mengetahui karakter dan potensi anggota serta menghasilkan rumusan program kerja yang inovatif.  Sehinga nantinya mereka bisa mengaplikasikan ilmu dalam melaksanakan oeganisasi ini. “Kami berharap dengan kegiatan memberikan pembelajaran pada mereka untuk belajar memimpin di organisasi dan nantinya bisa menjadi pemimpin di masyarakat nantinya,”ungkap dia. (jar/rof)

GRESIK –Kegiatan pelatihan dasar kepemimpinan diperlukan untuk memupuk keberanian pelajar. Begitupula yang terlihat pada pelatihan 50 siswa  yang ikut Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).

Pembina MPK dan PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik, Dicky Panca Aulia mengatakan, kegiatan untuk para pengurus organisasi siswa mampu mengaplikasikan konsep manajeman organisas, administrasi dan kepemimpinan yang efektif. “Ini bukan sekedar wadah namun juga sebagai kendaraan dalam misi menguatkan karakter diri yang positif,”kata dia.

Menurut dia, generasi milenial tidak cukup pintar saja, cerdas dan berakhlak harus tertancap kuat dalam diri setiap pengurus. Maka dari itu LDKS digelar sebagai media proses dalam menguatkan teknik keadministrasian, manajemen organisasi, motivasi dan pengembangan karakter diri. “Mereka adalah calon pemimpin, untuk itu perlu peta untuk menuju kepemimpinan yang efektif dan bijaksana. Berpijak dari itulah LDKS Ruang di gelar dengan narasumber yang telah ahli dalam bidangnya,”jelas dia.

-

Hal senada juga disampaikan oleh narasumber, Ahmad Rahman Budiman menjelaskan, bahwa LDKS merupakan langkah awal organisasi siswa. Dengan mengetahui karakter dan potensi anggota serta menghasilkan rumusan program kerja yang inovatif.  Sehinga nantinya mereka bisa mengaplikasikan ilmu dalam melaksanakan oeganisasi ini. “Kami berharap dengan kegiatan memberikan pembelajaran pada mereka untuk belajar memimpin di organisasi dan nantinya bisa menjadi pemimpin di masyarakat nantinya,”ungkap dia. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/