alexametrics
30 C
Gresik
Sunday, 26 September 2021

Pemkab dan IKA PTK Salurkan 88 Ton Beras Pada Masyarakat

GRESIK – Di tengah perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bantuan berupa beras kembali digelontorkan oleh pemerintah. Kemarin (27/7), Kemensos memasok 85 ton beras untuk warga Gresik. Selain itu, Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKA PTK) juga menyumbang 3 ton beras.

Secara simbolik, penyerahan itu dilakukan di Posko PPKM di Kantor Kecamatan Kebomas oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah. Di kantor di Jalan Sunan Giri itu, hadir perwakilan Keluraga Penerima Manfaat (KPM) Kementiran Sosial (Kemensos), para pelaku usaha pariwisata dan para pelaku seni.

Dalam kesempatan itu Bupati Yani mengungkapkan, selama pandemi ini banyak sekali masyarakat sangat merasakan dampaknya. Terutama di bidang ekonomi. Meski tidak banyak, pihaknya berharap bantuan beras 10 kilogram per KPM ini bisa meringankan beban.

“Mudah mudahan dengan ikhtiar kita bersama, bisa segera keluar dari pandemi,” ucapnya.
Gus Yani juga berterima kasih kepada IKA PTK karena ikut berkontribusi menyumbang 3 ton beras. Nanti jumlah itu akan didistribusikan oleh Pemkab Gresik sesuai sasaran. Bupati meminta agar masyarakat ikut serta dalam penegakan protokol kesehatan (prokes). Untuk bantuan sembako ini, Bupati berharap bisa berkelanjutan.

“Dalam hal ini luar biasa gotong royongnya. Kami berupaya agar bisa berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Pemkab Gresik Sentot Supriyohadi menambahkan, 85 ton itu akan didistribusikan kepada 85.453 KPM di seluruh Gresik. Rinciannya, KPM PKH sebanyak 47.765 dan KPM BST sebanyak 38.688.“Sesuai intruksi bupati besok (hari ini,red) sudah harus didistribusikan,” ucap Sentot.

Terpisah, Koordinator Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKA PTK) Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga yang turut hadir mengatakan bahwa bantuan 3 ton beras itu telah diserahkan ke Pemkab Gresik. Nantinya, akan didistribusikan kemana, diserahkan sepenuhnya ke pemerintah.  “Pemda yang lebih tau masyarakat mana yang membutuhkan. Karena itu, bantuannya kami tujukan untuk Pemda agar ikut didistribusikan,”kata pria yang juga Kepala Dinas Pariwisata Gresik itu. (fir/han)


GRESIK – Di tengah perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bantuan berupa beras kembali digelontorkan oleh pemerintah. Kemarin (27/7), Kemensos memasok 85 ton beras untuk warga Gresik. Selain itu, Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKA PTK) juga menyumbang 3 ton beras.

Secara simbolik, penyerahan itu dilakukan di Posko PPKM di Kantor Kecamatan Kebomas oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah. Di kantor di Jalan Sunan Giri itu, hadir perwakilan Keluraga Penerima Manfaat (KPM) Kementiran Sosial (Kemensos), para pelaku usaha pariwisata dan para pelaku seni.

Dalam kesempatan itu Bupati Yani mengungkapkan, selama pandemi ini banyak sekali masyarakat sangat merasakan dampaknya. Terutama di bidang ekonomi. Meski tidak banyak, pihaknya berharap bantuan beras 10 kilogram per KPM ini bisa meringankan beban.

“Mudah mudahan dengan ikhtiar kita bersama, bisa segera keluar dari pandemi,” ucapnya.
Gus Yani juga berterima kasih kepada IKA PTK karena ikut berkontribusi menyumbang 3 ton beras. Nanti jumlah itu akan didistribusikan oleh Pemkab Gresik sesuai sasaran. Bupati meminta agar masyarakat ikut serta dalam penegakan protokol kesehatan (prokes). Untuk bantuan sembako ini, Bupati berharap bisa berkelanjutan.

-

“Dalam hal ini luar biasa gotong royongnya. Kami berupaya agar bisa berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Pemkab Gresik Sentot Supriyohadi menambahkan, 85 ton itu akan didistribusikan kepada 85.453 KPM di seluruh Gresik. Rinciannya, KPM PKH sebanyak 47.765 dan KPM BST sebanyak 38.688.“Sesuai intruksi bupati besok (hari ini,red) sudah harus didistribusikan,” ucap Sentot.

Terpisah, Koordinator Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKA PTK) Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga yang turut hadir mengatakan bahwa bantuan 3 ton beras itu telah diserahkan ke Pemkab Gresik. Nantinya, akan didistribusikan kemana, diserahkan sepenuhnya ke pemerintah.  “Pemda yang lebih tau masyarakat mana yang membutuhkan. Karena itu, bantuannya kami tujukan untuk Pemda agar ikut didistribusikan,”kata pria yang juga Kepala Dinas Pariwisata Gresik itu. (fir/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru