alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 26 September 2021

KKN Kelompok 82 UPN Veteran Jatim Gelar Produk Olahan Markisa

GRESIK – Kelompok 82 KKN tematik bela negara UPN Veteran Jawa Timur (Jatim) terjun langsung bersinergi dengan warga di Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik. Dipimpin Rafli Septian D bersama dosen pembimbing lapangan Budi Prabowo. S.Sos M.M, mereka mengajak warga memanfaatkan buah markisa menjadi komoditas unggulan Sukorame.

Kelompok yang beranggotakan 30 mahasiswa dari divisi ekonomi kreatif, divisi ketahanan pangan, serta divisi media dan informasi ini memberikan edukasi terkait nilai tambah komoditas markisa dan hasil olahannya Sabtu (24/7). Saat memberikan edukasi, kelompok 82 tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Kelompok 82 Rafli Septian D menyampaikan dalam kegiatan tersebut mereka memperkenalkan produk olahan markisa berupa sirup dan bubuk minuman. “Selain olahan produk kita juga membuat toko online di shopee dan tokopedia beserta akun instagram untuk meningkatkan penjualan,” terangnya.

Salah satu materi yang diberikan yakni membuat bubuk markisa. Untuk membuat bubuk tersebut memerlukan sejumlah bahan yang sangat gampang dijumpai, Mengambil sari buah markisa yang dimasak dengan air dan gula lalu dijemur dan diaduk hingga menjadi bubuk minuman. Sedangkan untuk pembuatan sirup markisa tidak jauh berbeda namun tidak perlu dikeringkan.

Rafli berharap dengan bersinergi bersama warga bisa membantu dan mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif di Kelurahan Sukorame.

Salah satu warga Tanti menyambut baik adanya KKN tematik dari UPN, “Warga Sukorame sangat mengapresiasi kegiatan KKN ini, terutama dalam kegiatan gelar produk olahan markisa di kampung markisa kemarin,” ujarnya.

Upaya kegiatan KKN ini sangat membantu warga. Terutama ketika ekonomi sedang anjlok diterpa pandemi. (rir/rof)


GRESIK – Kelompok 82 KKN tematik bela negara UPN Veteran Jawa Timur (Jatim) terjun langsung bersinergi dengan warga di Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik. Dipimpin Rafli Septian D bersama dosen pembimbing lapangan Budi Prabowo. S.Sos M.M, mereka mengajak warga memanfaatkan buah markisa menjadi komoditas unggulan Sukorame.

Kelompok yang beranggotakan 30 mahasiswa dari divisi ekonomi kreatif, divisi ketahanan pangan, serta divisi media dan informasi ini memberikan edukasi terkait nilai tambah komoditas markisa dan hasil olahannya Sabtu (24/7). Saat memberikan edukasi, kelompok 82 tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Kelompok 82 Rafli Septian D menyampaikan dalam kegiatan tersebut mereka memperkenalkan produk olahan markisa berupa sirup dan bubuk minuman. “Selain olahan produk kita juga membuat toko online di shopee dan tokopedia beserta akun instagram untuk meningkatkan penjualan,” terangnya.

Salah satu materi yang diberikan yakni membuat bubuk markisa. Untuk membuat bubuk tersebut memerlukan sejumlah bahan yang sangat gampang dijumpai, Mengambil sari buah markisa yang dimasak dengan air dan gula lalu dijemur dan diaduk hingga menjadi bubuk minuman. Sedangkan untuk pembuatan sirup markisa tidak jauh berbeda namun tidak perlu dikeringkan.

-

Rafli berharap dengan bersinergi bersama warga bisa membantu dan mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif di Kelurahan Sukorame.

Salah satu warga Tanti menyambut baik adanya KKN tematik dari UPN, “Warga Sukorame sangat mengapresiasi kegiatan KKN ini, terutama dalam kegiatan gelar produk olahan markisa di kampung markisa kemarin,” ujarnya.

Upaya kegiatan KKN ini sangat membantu warga. Terutama ketika ekonomi sedang anjlok diterpa pandemi. (rir/rof)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru