alexametrics
25 C
Gresik
Saturday, 4 December 2021

Gelar Sekolah Pantai, Dinas Perikanan Ajak Siswa Jaga Mangrove

GRESIK – Dinas Perikanan Kabupaten Gresik bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur (Jatim) melaksanakan sekolah pantai di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah Gresik. Untuk kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMK, MA, SMA, karang taruna, anggota pokmaswas dan beberapa nelayan dengan jumlah 60 orang.

Tujuannya untuk generasi muda di Desa Banyuurip mengetahui lebih jauh terkait proses penanaman, jenis dan manfaat dari keberadaan hutan mangrove. Kepala Dinas Perikanan Gresik, Choirul Anam melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan dan Pengawasan Sumberdaya Perikanan Gresik, Zurron Arifin mengatakan, untuk generasi muda semakin termotivasi, tergerak untuk merawat dan mengembangkan mangrove yang ada di Banyuurip Mangrove Centre di Kecamatan Ujungpangkah Gresik. “Berharap agar generasi muda mengerti mangrove serta termotivasi untuk merawat dan mengembangkan mangrove tersebut,”kata Zurron.

Dikatakan juga, pihaknya senang bisa dilaksanakan di Gresik utamanya di Desa Banyuurip kecamatan Ujungpangkah. Karena di tempat ini selain sudah ditetapkan sebagai kawasan ekosistem esensial dan di tempat ini juga memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang sebagai laboratorium lingkungan dan pusat literasi ilmu utamanya terkait dengan mangrove.

“Saya berharap DKP Provinsi ke depan akan menyelenggarakan lagi sekolah pantai di desa – desa lain di Kabupaten Gresik di wilayah pesisir yang berpotensi, sehingga estafet atau keberlanjutan program pelestarian kawasan pesisir oleh pemuda dapat semakin baik dan meningkat,”jelasnya.

Kemudian yang hadir dalam kegiatan tersebut dari Kasi Pemberdayaan Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil, Kepala Bidang PPSDP Dinas Perikanan Kabupaten Gresik dan Pemerhati Mangrove dari wonorejo Surabaya. Sementara dalam rangkaian HUT Polairud ke-71 tahun 2021. Kemudian kebersihan pesisir adalah tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah.

Setelah itu keselamatan, keamanan dan kesejahteraan nelayan harus menjadi prioritas semua. “Kami berterima kasih dan mengapresiasi pak Kasat Polairud yang telah menginisiasi dan melaksanakan kegiatan bersih – bersih pantai dan pembagian sembako serta lifejacket pada hari ini. Semoga bermanfaat dan menjadi berkah bagi Satpolairud yang pada 1 Desember 2021 nanti akan memperingati ulang tahun ke-71,”ungkapnya. (jar/rof)


GRESIK – Dinas Perikanan Kabupaten Gresik bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur (Jatim) melaksanakan sekolah pantai di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah Gresik. Untuk kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMK, MA, SMA, karang taruna, anggota pokmaswas dan beberapa nelayan dengan jumlah 60 orang.

Tujuannya untuk generasi muda di Desa Banyuurip mengetahui lebih jauh terkait proses penanaman, jenis dan manfaat dari keberadaan hutan mangrove. Kepala Dinas Perikanan Gresik, Choirul Anam melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan dan Pengawasan Sumberdaya Perikanan Gresik, Zurron Arifin mengatakan, untuk generasi muda semakin termotivasi, tergerak untuk merawat dan mengembangkan mangrove yang ada di Banyuurip Mangrove Centre di Kecamatan Ujungpangkah Gresik. “Berharap agar generasi muda mengerti mangrove serta termotivasi untuk merawat dan mengembangkan mangrove tersebut,”kata Zurron.

Dikatakan juga, pihaknya senang bisa dilaksanakan di Gresik utamanya di Desa Banyuurip kecamatan Ujungpangkah. Karena di tempat ini selain sudah ditetapkan sebagai kawasan ekosistem esensial dan di tempat ini juga memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang sebagai laboratorium lingkungan dan pusat literasi ilmu utamanya terkait dengan mangrove.

-

“Saya berharap DKP Provinsi ke depan akan menyelenggarakan lagi sekolah pantai di desa – desa lain di Kabupaten Gresik di wilayah pesisir yang berpotensi, sehingga estafet atau keberlanjutan program pelestarian kawasan pesisir oleh pemuda dapat semakin baik dan meningkat,”jelasnya.

Kemudian yang hadir dalam kegiatan tersebut dari Kasi Pemberdayaan Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil, Kepala Bidang PPSDP Dinas Perikanan Kabupaten Gresik dan Pemerhati Mangrove dari wonorejo Surabaya. Sementara dalam rangkaian HUT Polairud ke-71 tahun 2021. Kemudian kebersihan pesisir adalah tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah.

Setelah itu keselamatan, keamanan dan kesejahteraan nelayan harus menjadi prioritas semua. “Kami berterima kasih dan mengapresiasi pak Kasat Polairud yang telah menginisiasi dan melaksanakan kegiatan bersih – bersih pantai dan pembagian sembako serta lifejacket pada hari ini. Semoga bermanfaat dan menjadi berkah bagi Satpolairud yang pada 1 Desember 2021 nanti akan memperingati ulang tahun ke-71,”ungkapnya. (jar/rof)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru