alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 31 July 2021

Baskoro CCF: Meski PPKM Diperpanjang, Jangan Berhenti Saling Bantu

GRESIK-Pemerintah secara resmi Memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat sampai tanggal 25 Juli. Dan tanggal 26 Juli 2021, jika trend kasus mengalami penurunan. Maka pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap seperti pasar tradisional dan yang lain.

Baskoro Founder CCF mengatakan “Pemerintah sudah memutuskan PPKM Darurat diperpanjang. Namun terlepas dari itu semua, kita harus ingat satu hal, masyarakat sudah terlanjur terimbas sedemikian berat karena Pandemi Covid 19. Jangan sampai kita memutuskan untuk berhenti membantu masyarakat”.

Climate Change Frontier atau CCF yang didirikan tahun 2015 ini sudah turun untuk membantu masyarakat sejak 16 Maret 2021 sampai hari ini. Sederet panjang aksi mereka dalam membantu masyarakat. Seperti Pos Bantuan Swadaya yang sudah dijalankan tahun kemarin. Dimana mereka mendirikan 2 Pos Bantuan Swadaya di 2 Kelurahan di Bondowoso. Mereka bekerjasama dengan Ketua RT setempat untuk mengumpulkan data warga yang layak diberikan bantuan nantinya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam menyalurkan bantuan sosial dan benar-benar diterima oleh yang berhak menerima. Bantuan sosial ini berupa sembako yang diberikan 2x setiap bulan dan dilakukan selama 3 bulan.

BASKORO CCF: PPKM Darurat Diperpanjang, Jangan Berhenti Saling Bantu

Aksi mereka berlanjut, salah satunya adalah Aksi Masyarakat Menuju Sehat yang sudah dilakukan sejak tahun kemarin. Dimana mereka membagikan masker secara gratis kepada masyarakat. Mereka turun dengan mengajak pihak-pihak lain dalam aksi ini. Dengan tujuan menanamkan kepedulian bersama dalam menghadapi Pandemi Covid 19. Pembagian masker ini di barengi dengan edukasi terhadap masyarakat. Bagian tersulit untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Patuh Protokol Kesehatan. “Untuk menyiasati agar masyarakat patuh prokes. Tahun kemarin kami merubah istilah prokes menjadi Displin Kebiasaan Baik. Hal ini kami lakukan agar masyarakat lebih mudah faham dan menerima bahwasanya Prokes itu merupakan bagian dari kebiasaan kita sehari-hari, salah satunya mencuci tangan” imbuh Baskoro Founder CCF.

Sebagaimana kita ketahui bahwasanya Pandemi Covid 19 juga berimbas pada sektor ekonomi. Baskoro CCF kemudian menginisiasi Gerakan Ekonomi CCF yang bertujuan untuk membantu UMKM dan masyarakat dari sisi ekonomi. Salah satunya adalah mereka membuat usaha-usaha baru ditengah pandemi yang kemudian usaha ini diserahkan kepada masyarakat untuk mereka kelola secara mandiri. Usaha ini 100% menjadi milik mereka. Saat ini sudah 9 usaha yang berada dibawah gerakan ini. Baskoro CCF mengatakan “Sebenarnya masyarakat itu butuh sumber penghasilan dari pada bantuan sosial”. Mungkin mereka ini salah satu yang berani mengambil resiko untuk membuat usaha-usaha baru ditengah Pandemi Covid 19 yang sekaligus artinya membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Gerakan ekonomi yang di gagas Baskoro CCF ini juga bergerak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat didesa lewat Aksi Mitra Ekonomi Desa. Pilot project sudah berjalan di Desa Botolinggo, Bondowoso. Dimana tujuan dari gerakan ini adalah meningkatkan ekonomi masyarakat desa lewat kemitraan. Tidak berhenti sampai disini saja, sosok satu ini juga membuat Gerakan #2kuproduklokal yang bertujuan menanamkan kecintaan dan kebanggan terhadap produk buatan Indonesia. Meraka share informasi produk-produk brand lokal. Dan aksi ini diapresiasi oleh sekian banyak brand lokal seperti Onixers Indonesia dari Bandung.

Masih terkait dengan Founder CCF ini, di awal pemberlakuan PPKM Darurat, Baskoro CCF membuat Aksi Tanggap Krisis sebagai sebuah respon atas diberlakukannya PPKM Darurat. Mereka telah membantu sekian banyak masyarakat seperti bantuan modal usaha dan bantuan peralatan untuk usaha. Bahkan mereka juga membantu seorang ibu yang berjualan di Bandung. Diakhir Baskoro CCF menyampaikan “Apapun kebijakan pemerintah, karena imbas pandemi sudah sedemikian besar bagi masyarakat. Saya mengajak kepada teman, sahabat, dan siapapun yang masih memiliki kepedulian untuk tetap membantu saudara-saudara kita yang lain”.

Mari saling bantu, UMKM bantu UMKM dan Masyarakat bantu Masyarakat yang lain.


GRESIK-Pemerintah secara resmi Memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat sampai tanggal 25 Juli. Dan tanggal 26 Juli 2021, jika trend kasus mengalami penurunan. Maka pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap seperti pasar tradisional dan yang lain.

Baskoro Founder CCF mengatakan “Pemerintah sudah memutuskan PPKM Darurat diperpanjang. Namun terlepas dari itu semua, kita harus ingat satu hal, masyarakat sudah terlanjur terimbas sedemikian berat karena Pandemi Covid 19. Jangan sampai kita memutuskan untuk berhenti membantu masyarakat”.

Climate Change Frontier atau CCF yang didirikan tahun 2015 ini sudah turun untuk membantu masyarakat sejak 16 Maret 2021 sampai hari ini. Sederet panjang aksi mereka dalam membantu masyarakat. Seperti Pos Bantuan Swadaya yang sudah dijalankan tahun kemarin. Dimana mereka mendirikan 2 Pos Bantuan Swadaya di 2 Kelurahan di Bondowoso. Mereka bekerjasama dengan Ketua RT setempat untuk mengumpulkan data warga yang layak diberikan bantuan nantinya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam menyalurkan bantuan sosial dan benar-benar diterima oleh yang berhak menerima. Bantuan sosial ini berupa sembako yang diberikan 2x setiap bulan dan dilakukan selama 3 bulan.

BASKORO CCF: PPKM Darurat Diperpanjang, Jangan Berhenti Saling Bantu

-

Aksi mereka berlanjut, salah satunya adalah Aksi Masyarakat Menuju Sehat yang sudah dilakukan sejak tahun kemarin. Dimana mereka membagikan masker secara gratis kepada masyarakat. Mereka turun dengan mengajak pihak-pihak lain dalam aksi ini. Dengan tujuan menanamkan kepedulian bersama dalam menghadapi Pandemi Covid 19. Pembagian masker ini di barengi dengan edukasi terhadap masyarakat. Bagian tersulit untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Patuh Protokol Kesehatan. “Untuk menyiasati agar masyarakat patuh prokes. Tahun kemarin kami merubah istilah prokes menjadi Displin Kebiasaan Baik. Hal ini kami lakukan agar masyarakat lebih mudah faham dan menerima bahwasanya Prokes itu merupakan bagian dari kebiasaan kita sehari-hari, salah satunya mencuci tangan” imbuh Baskoro Founder CCF.

Sebagaimana kita ketahui bahwasanya Pandemi Covid 19 juga berimbas pada sektor ekonomi. Baskoro CCF kemudian menginisiasi Gerakan Ekonomi CCF yang bertujuan untuk membantu UMKM dan masyarakat dari sisi ekonomi. Salah satunya adalah mereka membuat usaha-usaha baru ditengah pandemi yang kemudian usaha ini diserahkan kepada masyarakat untuk mereka kelola secara mandiri. Usaha ini 100% menjadi milik mereka. Saat ini sudah 9 usaha yang berada dibawah gerakan ini. Baskoro CCF mengatakan “Sebenarnya masyarakat itu butuh sumber penghasilan dari pada bantuan sosial”. Mungkin mereka ini salah satu yang berani mengambil resiko untuk membuat usaha-usaha baru ditengah Pandemi Covid 19 yang sekaligus artinya membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Gerakan ekonomi yang di gagas Baskoro CCF ini juga bergerak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat didesa lewat Aksi Mitra Ekonomi Desa. Pilot project sudah berjalan di Desa Botolinggo, Bondowoso. Dimana tujuan dari gerakan ini adalah meningkatkan ekonomi masyarakat desa lewat kemitraan. Tidak berhenti sampai disini saja, sosok satu ini juga membuat Gerakan #2kuproduklokal yang bertujuan menanamkan kecintaan dan kebanggan terhadap produk buatan Indonesia. Meraka share informasi produk-produk brand lokal. Dan aksi ini diapresiasi oleh sekian banyak brand lokal seperti Onixers Indonesia dari Bandung.

Masih terkait dengan Founder CCF ini, di awal pemberlakuan PPKM Darurat, Baskoro CCF membuat Aksi Tanggap Krisis sebagai sebuah respon atas diberlakukannya PPKM Darurat. Mereka telah membantu sekian banyak masyarakat seperti bantuan modal usaha dan bantuan peralatan untuk usaha. Bahkan mereka juga membantu seorang ibu yang berjualan di Bandung. Diakhir Baskoro CCF menyampaikan “Apapun kebijakan pemerintah, karena imbas pandemi sudah sedemikian besar bagi masyarakat. Saya mengajak kepada teman, sahabat, dan siapapun yang masih memiliki kepedulian untuk tetap membantu saudara-saudara kita yang lain”.

Mari saling bantu, UMKM bantu UMKM dan Masyarakat bantu Masyarakat yang lain.


Berita Terkait

Berita HITS

Berita Terbaru