alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Ternak Burung Murai Panda Albino, Harganya Capai Ratusan Juta

GRESIK – Burung murai hingga kini masih menjadi buruan para penghobi burung. Tak heran bila harga jual burung ini terbilang mahal. Salah satunya, burung murai jenis panda albino. Untuk satu ekor trotolan harganya mencapai ratusan juta.

Hal ini membuat sejumlah penghobi mencoba beternak burung tersebut. Salah satunya, Bagus HS, 32, warga Dusun Jambu, Desa Semampir, Kecamatan Cerme. Dengan modal sepasang trotolan berumur 14 hari yang dibelinya sebesar Rp 200 juta, kini dirinya sudah mulai mendapatkan hasil.

“Iya, sudah berhasil bertelur dan menetas. Satu ekor protolan ada yang nawar Rp 100 juta,” ujarnya.

Menurut dia, harga jual yang tinggi memang cukup menggiurkan. Namun, untuk memelihara burung jenis ini bukan perkara mudah. “Penetasan pertama sempat tidak jadi. Karena memang tidak mudah,” ungkap dia.

Meski tidak berhasil, bapak satu anak ini tidak patah semangat. Dirinya, kembali meneteskan telur kedua hasil persilangan dan berhasil.

“Kini burung murai albino dari hasil penetasan itu, sudah berusia 2,5 tahun dan akan dikembangkan terus karena memiliki ciri khas warna yang berbeda dengan burung murai lainnya,”pungkasnya.(yud/rof)

GRESIK – Burung murai hingga kini masih menjadi buruan para penghobi burung. Tak heran bila harga jual burung ini terbilang mahal. Salah satunya, burung murai jenis panda albino. Untuk satu ekor trotolan harganya mencapai ratusan juta.

Hal ini membuat sejumlah penghobi mencoba beternak burung tersebut. Salah satunya, Bagus HS, 32, warga Dusun Jambu, Desa Semampir, Kecamatan Cerme. Dengan modal sepasang trotolan berumur 14 hari yang dibelinya sebesar Rp 200 juta, kini dirinya sudah mulai mendapatkan hasil.

“Iya, sudah berhasil bertelur dan menetas. Satu ekor protolan ada yang nawar Rp 100 juta,” ujarnya.

-

Menurut dia, harga jual yang tinggi memang cukup menggiurkan. Namun, untuk memelihara burung jenis ini bukan perkara mudah. “Penetasan pertama sempat tidak jadi. Karena memang tidak mudah,” ungkap dia.

Meski tidak berhasil, bapak satu anak ini tidak patah semangat. Dirinya, kembali meneteskan telur kedua hasil persilangan dan berhasil.

“Kini burung murai albino dari hasil penetasan itu, sudah berusia 2,5 tahun dan akan dikembangkan terus karena memiliki ciri khas warna yang berbeda dengan burung murai lainnya,”pungkasnya.(yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/