alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 31 July 2021

Cegah Lonjakan Covid-19, PKH Sosialisasi Pakai Dua Masker

GRESIK – Dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik, tim pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) Gresik melakukan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) di kalangan masyarakat, khususnya para keluarga penerima manfaat (KPM) Gresik.

Koordinator PKH Gresik, Lestari Widodo mengatakan, kegiatan kampanye pemakaian masker dua lapis wajib dilaksanakan seluruh pendamping PKH se-Kabupaten Gresik bertugas di kecamatan masing-masing. Tujuannya untuk menangkal penyebaran Covid-19 maupun varian baru yang penyebarannya lebih cepat. “Tugas kami sangat berkaitan dengan penyuluhan Bansos PKH langsung ke para KPM, berikut stakeholder yang lainnya. Untuk itu tugas SDM pendamping PKH pada masa pandemi Covid-19, salah satunya adalah giat kampanye dua masker,”kata dia.

Menurutnya, penggunaan masker dua lapis dinilai efektif meminimalisir potensi risiko penularan Covid-19 terlebih transmisi infeksi varian baru yang memiliki tingkat penularan lebih cepat. Sehingga langkah konkrit pendamping PKH dalam mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan oleh pemerintah setempat sebagai upaya penanggulangan Covid-19.

“Jadi seluruh SDM PKH sebagai garda perlindungan dan Jaminan sosial bisa bergerak sinergi dan menguatkan bersama stakeholder pada masa pandemi ini. Tentu dengan support langsung dari Bupati Gresik dan Wakil Bupati. Tanggal 05 Juli 2021, kami bersama bupati di Surabaya menghadiri acara Mensos RI di Surabaya,”terangnya.

Sementara selain mengkampanyekan penggunaan dua masker, seluruh pendampingan PKH menyosialisasikan program vaksinasi serta membantu warga yang tengah isolasi mandiri (Isoman) dengan berbagi makanan. Untuk pembagian makanan untuk warga Isoman tidak hanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun tempat isolasi yang disediakan oleh pemerintah, juga merangsek ke penjuru desa-desa. “Saat ini mulai masuk ke desa-desa yang angka warga Isoman agak tinggi. Untuk data-datanya di handle humas pemda,”ungkapnya. (jar/han)


GRESIK – Dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik, tim pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) Gresik melakukan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) di kalangan masyarakat, khususnya para keluarga penerima manfaat (KPM) Gresik.

Koordinator PKH Gresik, Lestari Widodo mengatakan, kegiatan kampanye pemakaian masker dua lapis wajib dilaksanakan seluruh pendamping PKH se-Kabupaten Gresik bertugas di kecamatan masing-masing. Tujuannya untuk menangkal penyebaran Covid-19 maupun varian baru yang penyebarannya lebih cepat. “Tugas kami sangat berkaitan dengan penyuluhan Bansos PKH langsung ke para KPM, berikut stakeholder yang lainnya. Untuk itu tugas SDM pendamping PKH pada masa pandemi Covid-19, salah satunya adalah giat kampanye dua masker,”kata dia.

Menurutnya, penggunaan masker dua lapis dinilai efektif meminimalisir potensi risiko penularan Covid-19 terlebih transmisi infeksi varian baru yang memiliki tingkat penularan lebih cepat. Sehingga langkah konkrit pendamping PKH dalam mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan oleh pemerintah setempat sebagai upaya penanggulangan Covid-19.

“Jadi seluruh SDM PKH sebagai garda perlindungan dan Jaminan sosial bisa bergerak sinergi dan menguatkan bersama stakeholder pada masa pandemi ini. Tentu dengan support langsung dari Bupati Gresik dan Wakil Bupati. Tanggal 05 Juli 2021, kami bersama bupati di Surabaya menghadiri acara Mensos RI di Surabaya,”terangnya.

-

Sementara selain mengkampanyekan penggunaan dua masker, seluruh pendampingan PKH menyosialisasikan program vaksinasi serta membantu warga yang tengah isolasi mandiri (Isoman) dengan berbagi makanan. Untuk pembagian makanan untuk warga Isoman tidak hanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun tempat isolasi yang disediakan oleh pemerintah, juga merangsek ke penjuru desa-desa. “Saat ini mulai masuk ke desa-desa yang angka warga Isoman agak tinggi. Untuk data-datanya di handle humas pemda,”ungkapnya. (jar/han)


Berita Terkait

Berita HITS

Berita Terbaru