alexametrics
27C
Gresik
Wednesday, 24 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Proses Penanganan Covid-19 di Gresik Bakal Dijadikan Buku

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Pandemi Covid-19 menjadi sejarah tersendiri bagi umat manusia. Agar peristiwa tersebut bisa diketahui generasi selanjutnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik bakal menjadikan seluruh proses penanganan menjadi sebuah buku. Saat ini, seluruh instansi baik kabupaten hingga desa diminta mengumpulkan seluruh arsip.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Siti Jaiyaroh mengatakan pandemi Covid-19 menjadi peristiwa penting di dunia. Sehingga, pihaknya berencana menjadikannya buku. “Ini sesuai surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ujarnya.

Proses pengumpulan arsip telah dilakukan. Semua pihak telah diminta ikut berpartisipasi termasuk desa. Saat ini, sejumlah buku telah berhasil dibuat. “Sudah berjalan, dan masih terus kami garap,” terangnya.

Salah satu buku membahas terkait upaya Pemerintah Gresik dalam melawan Covid-19. Mulai dari kebijakan yang dikeluarkan, masalah anggaran hingga penggunanaan Stadion Gejos menjadi tempat isolasi pasien.

“Data-data ini yang kami selamatkan, sehingga generasi berikutnya bisa mengetahui secara detail terkait pandemi yang melanda sejak awal 2020 ini,” kata dia.

Dikatakan, pihaknya berencana membuat 100 buku yang merekam seluruh penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah. “Kami masih terus garap, sampai sekarang belum seluruhnya selesai,” ungkapnya.

Ditambahkan, buku ini nantinya menjadi kado bagi Bupati Sambari Halim Radianto dan Wabup Moh Qosim yang akan purna. “Harapannya semoga buku ini nantinya bisa menjadi warisan dari peristiwa masa pandemi covid-19 dan pemerintahan pak Sambari dan pak Qosim,” imbuhnya. (jar/rof)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Pandemi Covid-19 menjadi sejarah tersendiri bagi umat manusia. Agar peristiwa tersebut bisa diketahui generasi selanjutnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik bakal menjadikan seluruh proses penanganan menjadi sebuah buku. Saat ini, seluruh instansi baik kabupaten hingga desa diminta mengumpulkan seluruh arsip.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Siti Jaiyaroh mengatakan pandemi Covid-19 menjadi peristiwa penting di dunia. Sehingga, pihaknya berencana menjadikannya buku. “Ini sesuai surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ujarnya.

Proses pengumpulan arsip telah dilakukan. Semua pihak telah diminta ikut berpartisipasi termasuk desa. Saat ini, sejumlah buku telah berhasil dibuat. “Sudah berjalan, dan masih terus kami garap,” terangnya.

Mobile_AP_Half Page

Salah satu buku membahas terkait upaya Pemerintah Gresik dalam melawan Covid-19. Mulai dari kebijakan yang dikeluarkan, masalah anggaran hingga penggunanaan Stadion Gejos menjadi tempat isolasi pasien.

“Data-data ini yang kami selamatkan, sehingga generasi berikutnya bisa mengetahui secara detail terkait pandemi yang melanda sejak awal 2020 ini,” kata dia.

Dikatakan, pihaknya berencana membuat 100 buku yang merekam seluruh penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah. “Kami masih terus garap, sampai sekarang belum seluruhnya selesai,” ungkapnya.

Ditambahkan, buku ini nantinya menjadi kado bagi Bupati Sambari Halim Radianto dan Wabup Moh Qosim yang akan purna. “Harapannya semoga buku ini nantinya bisa menjadi warisan dari peristiwa masa pandemi covid-19 dan pemerintahan pak Sambari dan pak Qosim,” imbuhnya. (jar/rof)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru