alexametrics
25 C
Gresik
Thursday, 26 May 2022

Jelang Dirgahayu RI ke-75, Penjual Bendera Musiman Ramai

GRESIK – Menjelang Dirgahayu Republik Indonesia ke-75, penjual pernak-pernik merah putih mulai banyak. Mereka meraup untung berlipat karena permintaan tinggi.

Para penjual menjajakan barangnya di Jalan protokol Gresik mulai dari Jalan Wahidin Sudirohusodo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Proklamasi dan Pasar Kota Gresik.

Tak hanya bendera, mereka juga menjual aneka pernak-pernik merah putih itu mulai dari bendera berbagai ukuran, tiang bensera, balon tiup, umbul-umbul dan sejenisnya. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 150. “Harganya variasi. Tergantung ukuran. Kalau bendera ini ada yang 15 ribu, 35 ribu, dan 60 ribu. Biasanya yang paling laris yang harga 35 ribu,” kata Engko Komarudin, salah satu penjual pernak-pernik merah putih di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Engko menambahkan, ia menjual dagangannya sejak awal Bulan Agustus. Tahun lalu sebelum ada wabah Covid – 19, lapak daganganya sudah ramai pembeli bahkan, dia mengaku mendapatkan untuk berlipat. “Kalau pembelinya banyak saya bisa raup Rp 500 ribu sehari sekarang dapat uang 300 ribu sudah alhamdulillah,” sambung Engko yang mengaku telah berjualan dari tahun 2015 ini.

Salah satu pembeli bendera, Ardiansyah Putra mengaku ia setiap tahun membeli pernak-pernik merah putih mulai dari umbul-umbul spanduk serta bendera.

“Biasanya kami pernak-pernik merah-putih supaya kampung lebih meriah,” ungkapnya.(yud/han)

GRESIK – Menjelang Dirgahayu Republik Indonesia ke-75, penjual pernak-pernik merah putih mulai banyak. Mereka meraup untung berlipat karena permintaan tinggi.

Para penjual menjajakan barangnya di Jalan protokol Gresik mulai dari Jalan Wahidin Sudirohusodo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Proklamasi dan Pasar Kota Gresik.

Tak hanya bendera, mereka juga menjual aneka pernak-pernik merah putih itu mulai dari bendera berbagai ukuran, tiang bensera, balon tiup, umbul-umbul dan sejenisnya. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 150. “Harganya variasi. Tergantung ukuran. Kalau bendera ini ada yang 15 ribu, 35 ribu, dan 60 ribu. Biasanya yang paling laris yang harga 35 ribu,” kata Engko Komarudin, salah satu penjual pernak-pernik merah putih di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

-

Engko menambahkan, ia menjual dagangannya sejak awal Bulan Agustus. Tahun lalu sebelum ada wabah Covid – 19, lapak daganganya sudah ramai pembeli bahkan, dia mengaku mendapatkan untuk berlipat. “Kalau pembelinya banyak saya bisa raup Rp 500 ribu sehari sekarang dapat uang 300 ribu sudah alhamdulillah,” sambung Engko yang mengaku telah berjualan dari tahun 2015 ini.

Salah satu pembeli bendera, Ardiansyah Putra mengaku ia setiap tahun membeli pernak-pernik merah putih mulai dari umbul-umbul spanduk serta bendera.

“Biasanya kami pernak-pernik merah-putih supaya kampung lebih meriah,” ungkapnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/