alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Bantu Wanita LDII Miliki Legalitas Usaha Mikro

GRESIK – Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik memberikan pendampingan pengurusan legalitas bagi wanita yang memiliki usaha. Sehingga, diharapkan wanita LDII bisa berkontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah menuju Gresik berkarya.

Ketua LDII Kabupaten Gresik, KH. Abdul Muiz mengatakan, setiap lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah berharap bahwa wanita atau istri itu berdaya. Artinya secara khusus wanita LDII Gresik melakukan pembinaan kewanitaan di majelis taklim pengkajian tapi untuk meningkatkan SDM yang lain dalam kasus kemasyarakatan bisa lewat usaha kecil mulai dari keluarga.

Karena dari keluarga untuk menumbuhkan ekonomi meskipun dia tidak mempunyai usaha dan dipasarkan. Ada dipasarkan dari produk sendiri, sehingga menjadikan keluarga tenang.

“Lembaga LDII Gresik mendorong usaha – usaha mikro yang khususnya dilaksanakan pada ibu – ibu ini terlembagakan. Artinya terorganisir dengan baik bukan hanya dalam sisi pelatihan tapi proses pembuatannya dan legalitasnya juga,” ujarnya.

Selain itu, mereka dilatih bersama – sama dengan menggandeng Diskoperindag, Dinas Kesehatan dan Dinas Penanaman modal. Diharapkan nanti semua bersinergi dan bisa mengangkat ekonomi daerah.

Dikatakan, sebenarnya program ini sudah berlangsung sejak lama.  Sekarang pihaknya ingin melihat berapa banyak yang sudah berkembang. “Karena selama 2 tahun ini kegiatannya sudah ada tapi belum maksimal dan ini dimulai kembali,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik, Agus Budiono mengatakan kegiatan ini bisa membantu wanita LDII Gresik ke jenjang entrepreneur. Menurut dia, banyak pelaku usaha mikro yang  belum ada hukum legalitas. “Kita gratiskan untuk legalitas merek produk dan Diskoperindag Gresik akan menganggarkan dari APBD, karena kebijakan dari Bupati Gresik sebanyak – banyaknya untuk yang belum mempunyai legalitasnya untuk dituntaskan produknya,”terangnya.

Selain itu juga untuk wanita LDII gresik bisa naik kelas dari lokal ke Nasional bahkan internasional. “Kami berharap untuk wanita LDII Gresik untuk bisa bersaing dengan yang lainnya dan naik kelas dari lokal ke nasional bahkan internasional,”ungkapnya. (jar/rof)

GRESIK – Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik memberikan pendampingan pengurusan legalitas bagi wanita yang memiliki usaha. Sehingga, diharapkan wanita LDII bisa berkontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah menuju Gresik berkarya.

Ketua LDII Kabupaten Gresik, KH. Abdul Muiz mengatakan, setiap lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah berharap bahwa wanita atau istri itu berdaya. Artinya secara khusus wanita LDII Gresik melakukan pembinaan kewanitaan di majelis taklim pengkajian tapi untuk meningkatkan SDM yang lain dalam kasus kemasyarakatan bisa lewat usaha kecil mulai dari keluarga.

Karena dari keluarga untuk menumbuhkan ekonomi meskipun dia tidak mempunyai usaha dan dipasarkan. Ada dipasarkan dari produk sendiri, sehingga menjadikan keluarga tenang.

-

“Lembaga LDII Gresik mendorong usaha – usaha mikro yang khususnya dilaksanakan pada ibu – ibu ini terlembagakan. Artinya terorganisir dengan baik bukan hanya dalam sisi pelatihan tapi proses pembuatannya dan legalitasnya juga,” ujarnya.

Selain itu, mereka dilatih bersama – sama dengan menggandeng Diskoperindag, Dinas Kesehatan dan Dinas Penanaman modal. Diharapkan nanti semua bersinergi dan bisa mengangkat ekonomi daerah.

Dikatakan, sebenarnya program ini sudah berlangsung sejak lama.  Sekarang pihaknya ingin melihat berapa banyak yang sudah berkembang. “Karena selama 2 tahun ini kegiatannya sudah ada tapi belum maksimal dan ini dimulai kembali,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik, Agus Budiono mengatakan kegiatan ini bisa membantu wanita LDII Gresik ke jenjang entrepreneur. Menurut dia, banyak pelaku usaha mikro yang  belum ada hukum legalitas. “Kita gratiskan untuk legalitas merek produk dan Diskoperindag Gresik akan menganggarkan dari APBD, karena kebijakan dari Bupati Gresik sebanyak – banyaknya untuk yang belum mempunyai legalitasnya untuk dituntaskan produknya,”terangnya.

Selain itu juga untuk wanita LDII gresik bisa naik kelas dari lokal ke Nasional bahkan internasional. “Kami berharap untuk wanita LDII Gresik untuk bisa bersaing dengan yang lainnya dan naik kelas dari lokal ke nasional bahkan internasional,”ungkapnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/