alexametrics
27 C
Gresik
Thursday, 19 May 2022

Upaya Pengembangan Desa Wahana Wisata di Pulau Bawean

GRESIK – Pemerintah desa di Kabupaten Gresik khususnya kepulauan Bawean kini terus berupaya menggarap sektor pariwisata guna mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa. Salah satunya seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Telukjatidawang Kecamatan Tambak, Bawean.

Pada musim libur lebaran kali ini Pemdes Telukjatidawang mengembangkan wahana wisata baru Banana Boat. Pantauan lokasi wisata yang dikembangkan terletak sekitar 17 kilometer dari Pelabuan Sangkapura Pulau Bawean dan 11 kilometer dari Bandara Harun Tohir Bawean.

Meskipun terbilang jauh, pengunjung wisata yang datang mengaku puas menjelajahi wisata alam laut pantai Pualu Bawean.

Fira Firdaus, 23, wisatawan asal Kecamatan Sangkapura rela datang ke wisata desa Telukjatidawang untuk menjelajah wahana yang ditawarkan.

“Datang kesini tidak kecewa karena banyak wahana yang seru,” ujarnya.

Dikatakan, saat sampai di lokasi wisatawan dia menyewa perahu melalui dermaga desa di Dusun Dedawang dengan harga Rp 20 ribu per orang. Tarif tersebut termasuk tiket berenang dan bersenang-senang di pinggir pantai sambil bakaran di Gazebo pantai.

“Kami juga bisa langsung melakukan snorkeling. Intinya puas jika saat ini pulau Bawean terus berbenah,” imbuhnya.

Kepala Desa Telukjatidawang Fahrur Razi mengatakan, wisata di desa perlu adanya inovasi yang bisa membuat data tarik wisata. Selain bisa meningkatkan perekonomian warga setempat juga menjadi ajang wisata desa di Pulau Bawean. Salah satunya pihaknya memberikan fasilitas wahana bermain wisata pantai Banana Boat sekaligus perahu penarik banana boat itu.

“Sejak H + 2 Hari Raya Idul Fitri rata-rata wisatawan 500 sampai 700 orang. Banyak rombongan dari desa-desa baik Kecamatan Sangkapura maupun Tambak,”jelasnya.  (*/han)

GRESIK – Pemerintah desa di Kabupaten Gresik khususnya kepulauan Bawean kini terus berupaya menggarap sektor pariwisata guna mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa. Salah satunya seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Telukjatidawang Kecamatan Tambak, Bawean.

Pada musim libur lebaran kali ini Pemdes Telukjatidawang mengembangkan wahana wisata baru Banana Boat. Pantauan lokasi wisata yang dikembangkan terletak sekitar 17 kilometer dari Pelabuan Sangkapura Pulau Bawean dan 11 kilometer dari Bandara Harun Tohir Bawean.

Meskipun terbilang jauh, pengunjung wisata yang datang mengaku puas menjelajahi wisata alam laut pantai Pualu Bawean.

-

Fira Firdaus, 23, wisatawan asal Kecamatan Sangkapura rela datang ke wisata desa Telukjatidawang untuk menjelajah wahana yang ditawarkan.

“Datang kesini tidak kecewa karena banyak wahana yang seru,” ujarnya.

Dikatakan, saat sampai di lokasi wisatawan dia menyewa perahu melalui dermaga desa di Dusun Dedawang dengan harga Rp 20 ribu per orang. Tarif tersebut termasuk tiket berenang dan bersenang-senang di pinggir pantai sambil bakaran di Gazebo pantai.

“Kami juga bisa langsung melakukan snorkeling. Intinya puas jika saat ini pulau Bawean terus berbenah,” imbuhnya.

Kepala Desa Telukjatidawang Fahrur Razi mengatakan, wisata di desa perlu adanya inovasi yang bisa membuat data tarik wisata. Selain bisa meningkatkan perekonomian warga setempat juga menjadi ajang wisata desa di Pulau Bawean. Salah satunya pihaknya memberikan fasilitas wahana bermain wisata pantai Banana Boat sekaligus perahu penarik banana boat itu.

“Sejak H + 2 Hari Raya Idul Fitri rata-rata wisatawan 500 sampai 700 orang. Banyak rombongan dari desa-desa baik Kecamatan Sangkapura maupun Tambak,”jelasnya.  (*/han)

Most Read

Berita Terbaru

/