alexametrics
30 C
Gresik
Saturday, 23 October 2021

DLH Ajak Sekolah Optimalkan Pedas untuk Tingkatkan Pengelolaan Sampah

GRESIK- Untuk mengurangi sampah di Kabupaten Gresik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik mengoptimalkan Pekan Sedekah Sampah (Pedas) yang dilakukan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik.

Kasi Pengelolaan Persampahan Bidang Pengelolaan Kebersihan (DLH) Gresik, Umaya mengatakan, kegiatan pedas ke-6 itu dilakukan sejak 2019. Kegiatan itu dimulai dari sekolah, perusahaan, peduli lingkungan, komunitas asbag dan lain – lain.  “Pedas  di sekolah tidak ada namun di perusahan, komunitas asbag dan lainnya dilaksanakan. Tahun 2021 di bulan Oktober baru dilaksanakan di sekolah. Karena siswa sudah mulai melakukan PTM di sekolah,”kata Umaya.

Dikatakan, khusus siswa diberi edukasi memilah sampah dari rumah yang dibawa ke sekolah. Kemudian, dari DLH Gresik mengambil sampah yang sudah terkumpul.  Sampah bisa digunakan seperti kardus, botol plastik, buku dan sebagainya. “Bukan sampah organik seperti sisa makanan atau sampah basah,” kata Umaya.

yang mendatangi salah satu sekolah di Gresik untuk mengambil sampah yang sudah dikumpulkan di sekolah. Kemudian untuk sampah yang sudah dikumpulkan di kantor akan dijual dan hasilnya akan dikasih ke petugas kebersihan DLH, pasukan kuning dan anak yatim piatu,”jelasnya.

Kegiatan itu, untuk pembelajaran usia dini untuk para siswa. Harapannya, mereka tidak membuang sampah sembarangan. “Kami berharap, banyak tim yang bergabung di pedas. Sehingga bisa mengedukasi warga terkait pengelolaan persampahan, utamanya pemilahan sampah anorganik dalam hal ini sampah lapak. Semakin membaik dan hasil sampah lapak yang sudah terpilah bisa semakin banyak nantinya,”tutup dia. (jar/han)


GRESIK- Untuk mengurangi sampah di Kabupaten Gresik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik mengoptimalkan Pekan Sedekah Sampah (Pedas) yang dilakukan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik.

Kasi Pengelolaan Persampahan Bidang Pengelolaan Kebersihan (DLH) Gresik, Umaya mengatakan, kegiatan pedas ke-6 itu dilakukan sejak 2019. Kegiatan itu dimulai dari sekolah, perusahaan, peduli lingkungan, komunitas asbag dan lain – lain.  “Pedas  di sekolah tidak ada namun di perusahan, komunitas asbag dan lainnya dilaksanakan. Tahun 2021 di bulan Oktober baru dilaksanakan di sekolah. Karena siswa sudah mulai melakukan PTM di sekolah,”kata Umaya.

Dikatakan, khusus siswa diberi edukasi memilah sampah dari rumah yang dibawa ke sekolah. Kemudian, dari DLH Gresik mengambil sampah yang sudah terkumpul.  Sampah bisa digunakan seperti kardus, botol plastik, buku dan sebagainya. “Bukan sampah organik seperti sisa makanan atau sampah basah,” kata Umaya.

-

yang mendatangi salah satu sekolah di Gresik untuk mengambil sampah yang sudah dikumpulkan di sekolah. Kemudian untuk sampah yang sudah dikumpulkan di kantor akan dijual dan hasilnya akan dikasih ke petugas kebersihan DLH, pasukan kuning dan anak yatim piatu,”jelasnya.

Kegiatan itu, untuk pembelajaran usia dini untuk para siswa. Harapannya, mereka tidak membuang sampah sembarangan. “Kami berharap, banyak tim yang bergabung di pedas. Sehingga bisa mengedukasi warga terkait pengelolaan persampahan, utamanya pemilahan sampah anorganik dalam hal ini sampah lapak. Semakin membaik dan hasil sampah lapak yang sudah terpilah bisa semakin banyak nantinya,”tutup dia. (jar/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru