alexametrics
28 C
Gresik
Thursday, 18 August 2022

Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik dengan Pengembangan Maggot

Ketua Peguyuban Maggot Gresik (Pamagres) Siti Fitriah mengatakan, di Gresik, jumlah sampah terus meningkat karena laju pertumbuhan penduduk cukup pesar. Belum lagi adanya pengelolaan yang belum maksimal yaitu hanya kumpul, buang, dan angkut. “Keberadaan sampah yang tak tertangani dapat menimbulkan masalah terhadap manusia dan lingkungan. Oleh sebab itu perlu penanganan dan pengelolaan yang baik terhadap sumber timbunan sampah,” kata Fitriah.

Maka dari itu melalui perencanaan mengenai sistem pengelolaan persampahan yang dapat mereduksi sampah dari hulu. Budidaya maggot dari sampah organik merupakan pendekatan sistem di hulu yang dapat dijadikan sebagai solusi pemecahan masalah persampahan. “Konsep pengelolaan sampah terpadu (TPS 3R) dapat diintegrasikan dengan bank sampah sehingga sampah yang dibuang ke TPA menjadi lebih sedikit dan juga memiliki nilai ekonomis,” kata Fitriah. (yud/han)

Ketua Peguyuban Maggot Gresik (Pamagres) Siti Fitriah mengatakan, di Gresik, jumlah sampah terus meningkat karena laju pertumbuhan penduduk cukup pesar. Belum lagi adanya pengelolaan yang belum maksimal yaitu hanya kumpul, buang, dan angkut. “Keberadaan sampah yang tak tertangani dapat menimbulkan masalah terhadap manusia dan lingkungan. Oleh sebab itu perlu penanganan dan pengelolaan yang baik terhadap sumber timbunan sampah,” kata Fitriah.

Maka dari itu melalui perencanaan mengenai sistem pengelolaan persampahan yang dapat mereduksi sampah dari hulu. Budidaya maggot dari sampah organik merupakan pendekatan sistem di hulu yang dapat dijadikan sebagai solusi pemecahan masalah persampahan. “Konsep pengelolaan sampah terpadu (TPS 3R) dapat diintegrasikan dengan bank sampah sehingga sampah yang dibuang ke TPA menjadi lebih sedikit dan juga memiliki nilai ekonomis,” kata Fitriah. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/