alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Tahun Baru Imlek 2021, Tidak Ada Perayaan dan Sembayang Berjamaah

GRESIK – Tahun baru Imlek 2571 Kongzil atau 2021 Masehi jatuh pada Jumat, 12 Februari. Tahun ini perayaan bakal terasa berbeda bagi umat Tridharma di Kota Gresik. Wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) berkepanjangan membuat ritual sembayang tidak bisa dilakukan secara berjemaah.

Klenteng Kim Hin Kiong yang berada di Jalan Setiabudi, Keacamatan Gresik Kota terlihat lengang. Pagar klenteng yang berdasarkan prasasti berdiri 1 Agustus 1153 itu terbuka. Hanya tiga orang pengurus yang terlihat di dalam salah satu klenteng tertua di Jawa Timur tersebut.

Tidak terlihat persiapan mengumpulkan banyak orang menjelang perayaan Imlek di tahun ini. Lampu lampion juga masih terlihat padam. Di bagian pintu bagian timur terpasang sebuah thermo gun untuk mengukur suhu tubuh jemaah yang akan melakukan ritual sembayang.

Pengurus TITD Kim Hin Kiong melakukan pengawasan ketat prokes untuk mendukung upaya pemerintah menekan persebaran virus Covid -19.

Ketua TITD Kim Hin Kiong Edy Prasetya Tejo menuturkan dalam peringatan Imlek di tahun ini tidak ada kegiatan mengumpulkan banyak umat. “Sembayangan Imlek untuk mengantarkan para dewa menuju Kaisar Langit nanti malam  hanya beberapa orang pengurus saja,” ujarnya, Kamis (4/2).

Menurut dia, karena masih dalam masa pandemi, pihaknya mengajak seluruh umat untuk mematuhi protokol kesehatan. “Semoga pandemic bisa segera berakhir dan kehidupan kembali normal,” imbuhnya. (yud/rof)

GRESIK – Tahun baru Imlek 2571 Kongzil atau 2021 Masehi jatuh pada Jumat, 12 Februari. Tahun ini perayaan bakal terasa berbeda bagi umat Tridharma di Kota Gresik. Wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) berkepanjangan membuat ritual sembayang tidak bisa dilakukan secara berjemaah.

Klenteng Kim Hin Kiong yang berada di Jalan Setiabudi, Keacamatan Gresik Kota terlihat lengang. Pagar klenteng yang berdasarkan prasasti berdiri 1 Agustus 1153 itu terbuka. Hanya tiga orang pengurus yang terlihat di dalam salah satu klenteng tertua di Jawa Timur tersebut.

Tidak terlihat persiapan mengumpulkan banyak orang menjelang perayaan Imlek di tahun ini. Lampu lampion juga masih terlihat padam. Di bagian pintu bagian timur terpasang sebuah thermo gun untuk mengukur suhu tubuh jemaah yang akan melakukan ritual sembayang.

-

Pengurus TITD Kim Hin Kiong melakukan pengawasan ketat prokes untuk mendukung upaya pemerintah menekan persebaran virus Covid -19.

Ketua TITD Kim Hin Kiong Edy Prasetya Tejo menuturkan dalam peringatan Imlek di tahun ini tidak ada kegiatan mengumpulkan banyak umat. “Sembayangan Imlek untuk mengantarkan para dewa menuju Kaisar Langit nanti malam  hanya beberapa orang pengurus saja,” ujarnya, Kamis (4/2).

Menurut dia, karena masih dalam masa pandemi, pihaknya mengajak seluruh umat untuk mematuhi protokol kesehatan. “Semoga pandemic bisa segera berakhir dan kehidupan kembali normal,” imbuhnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/