Berdasarkan penelusuran dilapangan bisnis tersebut mulai berkembang pesat di jejaring media sosial facebook. Tidak jarang sang pemilik kos juga menunjukkan bentuk interior kamar lengkap dengan fasilitas yang ada di dalamnya. Tentu jika dibandingkan dengan sewa kamar hotel, harganya bisa 200 kali lipat.
Seperti yang ditawarkan di grup media sosial facebook info kos bebas Gresik. Pemilik akun bernama Fross Kar menawarkan rental kamar dengan harga Rp 15 ribu perjam lengkap dengan kamar mandi dalam.
Satpol PP Pemkab Gresik tidak tinggal diam, Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Soeprapto langsung merespon hal ini dengan membentuk tim gabungan. Tim tersebut mulai bergerak melakukan penelusuran keberadaan kos drive thru. “Untuk titik pastinya tidak bisa sebutkan, namun di sekitaran Kecamatan Manyar dan Menganti,” kata dia.
Modus yang dilakukan penyewa kamar kost tersebut merupakan modus lama. Dalam menjalankan aksinya, pelaku sewa rental kost ini melakukan transaksi tanpa harus bertatap muka dengan orang yang akan menyewa, bahkan mereka tak saling kenal. Biasanya pelaku sewa rental kost ini mempromosikan dagangannya melalui grup tertutup dengan nama samaran.
Baca juga : Razia Pekat, Muda-Mudi Tanpa Buku Nikah Berduaan di Kamar Kos Manyar
"Selain kos harian kami juga menemukan beberapa informasi adanya kos mingguan dengan harga Rp300 ribu,” imbuh Suprapto.
Menurutnya keberadaan kos yang disewa harian ini banyak bertebaran di Gresik karena konsumennya banyak. Dia mengancam jeratan sanksi tidak hanya akan diberlakukan kepada para penyewa kos saja namun pemiliknya juga bisa ditindak. “Tim sudah terbentuk dalam waktu dekat akan bergerak melakukan penyisiran,” tandasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah