RADAR GRESIK – Semangat kebersamaan antara aparat teritorial dan masyarakat kembali terlihat nyata di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
Guna mengantisipasi ancaman longsor di musim hujan, warga bersama Babinsa Koramil Benjeng bahu-membahu membangun Tanggul Penahan Tanah (TPT), Minggu (15/2).
Pembangunan TPT ini difokuskan pada penguatan badan jalan yang dinilai rawan tergerus erosi. Mengingat kondisi tanah di sisi jalan desa tersebut cukup labil, keberadaan tanggul permanen dianggap mendesak demi keselamatan pengguna jalan.
Babinsa Koramil Benjeng, Serda Wahyu, yang terjun langsung ke lokasi mengungkapkan bahwa keterlibatannya bukan sekadar membantu tenaga, melainkan bagian dari tugas Pembinaan Teritorial (Binter) untuk mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaannya.
“Kami bersama warga bahu-membahu mengerjakan pemasangan pondasi dan penataan material batu. Pembangunan TPT ini sangat penting untuk memperkokoh struktur badan jalan agar tidak mudah longsor, sehingga aktivitas transportasi masyarakat tetap aman dan lancar,” ujar Serda Wahyu di sela kegiatan.
Menurutnya, aksi gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memotivasi warga untuk terus peduli terhadap pembangunan di lingkungan mereka.
Aksi sigap Babinsa ini mendapat apresiasi positif dari warga Desa Banter. Kehadiran personel TNI di lapangan dirasa memberikan semangat tambahan bagi warga dalam menyelesaikan pekerjaan fisik tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu aktif mendampingi. Pekerjaan jadi terasa lebih ringan dan hubungan antar warga dengan aparat jadi semakin akrab,” ungkap salah seorang warga.
Dengan rampungnya pembangunan tanggul ini, diharapkan akses transportasi di Desa Banter dan sekitarnya menjadi lebih kokoh dan tahan terhadap ancaman erosi maupun pergeseran tanah.
Infrastruktur yang terjaga dengan baik diyakini akan mendukung kelancaran ekonomi dan mobilitas sehari-hari masyarakat setempat. (jar/han)
Editor : Hany Akasah