Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Banjir Kali Lamong Kepung Warga Gresik, Ngerinya Petugas Dishub Hanyut Tertelan Arus

Fajar Yuliyanto • Rabu, 11 Juni 2025 | 05:35 WIB
TERSERET BANJIR : Warga saat membantu Supriyadi petugas Dishub Gresik yang  terseret arus Banjir luaoan Kali Lamong di Jalan Raya Ngablak, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik.
TERSERET BANJIR : Warga saat membantu Supriyadi petugas Dishub Gresik yang  terseret arus Banjir luaoan Kali Lamong di Jalan Raya Ngablak, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik.

RADAR GRESIK – Banjir luapan Kali Lamong kembali mengepung wilayah Kecamatan Benjeng, Gresik, pada Selasa (10/6). Kali ini, insiden mengejutkan menimpa seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Supriyadi, yang nekat menerobos derasnya arus di Jalan Raya Ngablak, Desa Kedungrukem.

Supriyadi bersama sepeda motornya terseret banjir, dan kini dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik, sementara motornya masih belum ditemukan.

Kejadian ini bertepatan dengan upaya penanganan dan penyaluran bantuan oleh Polres Gresik bersama Forkopimda.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu bahkan turun langsung memimpin penyaluran bantuan sosial (baksos) di posko banjir, menunjukkan komitmen dalam membantu masyarakat terdampak.

Kronologi nahas yang menimpa Supriyadi, petugas Sarpras Dishub Gresik, berawal saat ia hendak berangkat kerja dari Jombang menuju kantor Dishub Gresik. Meski akses jalan dari arah Kedungrukem dan Benjeng sudah ditutup karena genangan banjir yang tinggi dan arus yang deras, Supriyadi nekat menerobos.

Kapolsek Benjeng AKP Alimin Tunggal membenarkan insiden ini. "Kendati jalan sudah ditutup, korban nekat menerobos arus banjir yang cukup deras. Akhirnya terseret," ujar AKP Alimin, Selasa (10/6).

Korban dan sepeda motornya terseret arus hingga keluar jalan raya dan masuk lahan kosong. Beruntung, Supriyadi berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan kini dalam perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina Gresik. "Korban sudah sadar. Untuk sepeda motor korban belum ditemukan," tambahnya.

Kepala Seksi Pengembangan Teknologi Perhubungan Dishub Gresik, Yulifia, juga membenarkan kejadian tersebut, menegaskan bahwa Supriyadi adalah pegawainya yang bertugas di bagian Sarpras PJU.

Di tengah kondisi banjir yang parah, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menambahkan, Kecamatan Benjeng menjadi prioritas penanganan karena terdapat 12 desa terdampak dengan sekitar 3.000 unit rumah tergenang. Sementara itu, kondisi banjir di wilayah Menganti dan Driyorejo dilaporkan mulai surut.

Bantuan yang disalurkan meliputi telur, mie instan, tepung terigu, beras, dan minyak goreng. Kepala Desa Balurejo, yang mewakili warganya, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sangat berarti di tengah musibah ini.

"Bila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, jangan ragu menghubungi posko terdekat. Kami siap menurunkan tim SAR secepatnya," pungkasnya. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#RSUD Ibnu Sina #KALI LAMONG #gresik #Luapan #Banjir #Dishub