RADAR GRESIK-Dalam rangka Upaya Khusus (Upsus) Program Ketahanan Pangan Nasional, Koramil bersama Babinsa bersinergi dengan UPT Pertanaman Pangan melalui Petugas Penyuluh Lapang (PPL) agar hasil pertanian di Gresik berjalan maksimal.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0817/04 Menganti Peltu Andik Widodo bersama PPL Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, melaksanakan kegiatan pendampingan petani dari kelompok Tani Dusun Krajan dalam pemasangan pagupon (rumah burung) untuk burung hantu (tyto alba) predator pemangsa tikus sawah.
Babinsa Koramil 0817/04 Peltu Andik Widodo, menggunakan tyto alba atau lebih dikenal dengan burung hantu ini merupakan cara yang efektif dan alami untuk melindungi tanaman pertanian dari serangan hama tikus sawah.
Burung hantu sangat senang memangsa tikut sawah saat malam hari.
Danramil 0817/04 Menganti Kapten Inf Imam Suudi mengatakan, babinsa dan jajarannya bergerak untuk membantu pertanian.
Saat ini, untuk menjaga hasil pertanian di wilayah Kecamatan Menganti perlu tindakan antisipatif dari berbagai hama yang mengancam termasuk tikus.
“Untuk itu bersama Babinsa, petani diajak untuk memasang pagupon dan mengembang biakkan burung hantu buat pengusir hama yang dapat merusak tanaman,”katanya.
Komandan Kodim 0817/ Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mendukung dengan upaya yang dilakukan tersebut. Hal itu merupakan upaya yang sehat dan alami yang patut dikembangkan.
“Kami sudah memerintahkan Babinsa serta jajarannya untuk lebih aktif melakukan pendampingan pertanian utamanya monitoring saat menjelang panen seperti ini agar produksi pertanian terjaga dalam memenuhi ketersediaan pangan di wilayah,” pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah