Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ribuan Rumah Warga Kedanyang Terpasang Pipa PDAM

H
Penulis: Hany Akasah❯
Cek Meteran : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat meteran yang terpasang dirumah warga Kedanyang. (Ist./Radar Gresik)
Cek Meteran : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat meteran yang terpasang dirumah warga Kedanyang. (Ist./Radar Gresik)
GRESIK - Sedikitnya 4.500 rumah di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas mendapatkan sambungan air PDAM gratis dari Pemkab Gresik.  Hal ini sekaligus menjawab penantian panjang warga yang selama 30 tahun belum mendapatkan distribusi air dari Perumda Giri Tirta Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan setelah terpasang 4.500 sambungan rumah selanjutnya akan diteruskan oleh PDAM dalam menyediakan fasilitas air bersih.

“Mudah-mudahan dengan pemerintah daerah yang menunjuk Perumda Giri Tirta selaku perumda penyedia air bersih, tahun 2022 air bisa langsung keluar di Desa Kedanyang. Jadi apa yang diharapkan masyarakat bisa benar-benar terealisasi,” kata Bupati Yani.

Sementara itu, Kepala Desa Kedanyang, Ahmad Mustofa, bersyukur harapan warganya selama puluhan tahun akhirnya terwujud.



“Saya turut merasa bersyukur sekali, karena setelah 30 tahun lamanya setiap hari khususnya di musim kemarau menanggung pengeluaran yang lebih dalam hal air bersih. Serapan air berkurang dan sumur-sumur mulai kering, jadi pembangunan jaringan perpipaan air bersih ini sangat kita perlukan,” ujarnya, Selasa (05/07)

Sementara itu, Ali Sugiarto warga Perum Kedanyang, Jalan Gunung Kelud RT 02 RW 04 Gresik. Sejak menempati rumahnya 20 tahun lalu, baru kali ini dia bisa menikmati air bersih.

“Dulu sebagian besar warga yang tinggal di Perum Kedanyang mengandalkan sumur serapan. Jika di musim kemarau airnya berkurang. Dengan masuknya jaringan pipa air dari PDAM sangat ditunggu oleh warga,” katanya.

Di tempat lain, Dirut Perumda Giri Tirta (PDAM) Gresik, Kurnia Suryandi menuturkan, pembangunan jaringan perpipaan air bersih sepanjang 25,90 kilometer serta sambungan ke rumah gratis ini merupakan jawaban atas harapan masyarakat Desa Kedanyang.

“Warga Desa Kedanyang 30 tahun mengalami permasalahan kesulitan air bersih utamanya saat musim kemarau,” ungkapnya. (fir/han)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Pagi Ini Achmad Hadi Dirumorkan Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gantikan Achmad Washil yang Pensiun

Pagi Ini Achmad Hadi Dirumorkan Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gantikan Achmad Washil yang Pensiun

Kepala Inspektorat Kabupaten Gresik, Dr. Ahmad Hadi, SP., MT., CGCAE, CFrA., CGRE, resmi meraih penghargaan Radar Surabaya Awards 2026 atas keberhasilannya mengawal Pengembangan Zona Integritas menuju tata kelola pemerin

Bertemu Para Kades, Jiddan Dorong Diversifikasi Pendapatan Desa Guna Antisipasi Efisiensi TKD 2027

Bertemu Para Kades, Jiddan Dorong Diversifikasi Pendapatan Desa Guna Antisipasi Efisiensi TKD 2027

Efisiensi anggaran pada 2027 diperkirakan masih berlanjut. Karena itu, desa harus mulai bekerja keras menghasilkan sumber pendapatan baru. Potensi yang dimiliki masing-masing desa perlu dikembangkan agar tidak terus berg

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemkab bersama BAZNAS RI, Jatim, dan Kabupaten menggelontorkan Rp2,79 M untuk beasiswa pendidikan, subsidi veteran, hingga pemberdayaan ekonomi warga Gresik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer