alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 19 January 2022

Tingkatkan Keilmuan Agama Santri Lewat Lomba Baca Kitab Kuning

GRESIK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar lomba baca kitab kuning (LBKK) ke-V untuk babak penyisihan tingkat daerah Gresik dan Lamongan, di Aula Kantor DPD PKS Kabupaten Gresik, Minggu, (28/11). Kegiatan acara ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Fraksi PKS DPR RI, Maulid Nabi Muhammad, serta Hari Santri Nasional.

Kitab yang dilombakan merupakan Kitab Kuning Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin Abdul Aziz Al-malbary. Kegiatan itu diikuti sembilan peserta dari berbagai pondok pesantren. Sedangkan lomba dihadiri oleh Ketua Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur Muhammad Aziz, ketua Bidang Pembinaan Daerah (BPD) X PKS Gresik Lamongan Achmad Zakaria dan ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Gresik Fahrizal Muhammad Kohar.

Yang menjadi juri adalah KH. Achmad Syafi’i, Lc, MThI. Dalam sambutannya, Muhammad Aziz menjelaskan, empat tujuan dilaksanakannya lomba baca kitab kuning, yakni penghormatan dan penghargaan kepada para santri yang merupakan calon ulama di masa depan. “Dalam rangka menjalin komunikasi harmonis dengan kalangan pesantren, memberikan motivasi para santri agar semangat dalam memperdalam dan mengkaji kitab kuning, serta dalam rangka mendorong generasi muda mendalami Islam dari sumber aslinya,”kata Muhammad Aziz.

Ketua BPD X PKS Gresik lamongan, Achmad Zakaria menjelaskan, lomba baca kitab kuning adalah salah satu khidmat PKS kepada umat terutama kalangan santri dan pesantren. Dia menegaskan bahwa PKS berkomitmen untuk terus berkontribusi untuk umat. Sekilas, Acmad Zakaria juga menyampaikan informasi, bahwa PKS menjadi salah satu fraksi yang telah berjuang dalam mengesahkan UU Pesantren. Dengan adanya UU Pesantren, pesantren akan lebih dilindungi dan difasilitasi oleh negara.

Selain UU pesantren, PKS juga telah mengusulkan RUU Perlindungan Tokoh dan simbol-simbol agama. “Setelah UU Pesantren, PKS juga mengupayakan Perda Pesantren juga disahkan di Jawa Timur,” tambahnya.

Untuk diketahui, pemenang lomba baca kitab kuning ini dimenangkan Tengku Urwah dari Ponpes Sidayu sebagai juara I. Juara II diraih Muhammad Afif dari ponpes Mambaus Sholihin Manyar, dan Juara III diraih Sholihan dari MBI Mambaul Falah Bawean. Juara 1, 2 dan 3 berhak  untuk mengikuti seleksi di wilayah pada tanggal 2 Desember yang akan datang. (jar/han)

GRESIK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar lomba baca kitab kuning (LBKK) ke-V untuk babak penyisihan tingkat daerah Gresik dan Lamongan, di Aula Kantor DPD PKS Kabupaten Gresik, Minggu, (28/11). Kegiatan acara ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Fraksi PKS DPR RI, Maulid Nabi Muhammad, serta Hari Santri Nasional.

Kitab yang dilombakan merupakan Kitab Kuning Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin Abdul Aziz Al-malbary. Kegiatan itu diikuti sembilan peserta dari berbagai pondok pesantren. Sedangkan lomba dihadiri oleh Ketua Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur Muhammad Aziz, ketua Bidang Pembinaan Daerah (BPD) X PKS Gresik Lamongan Achmad Zakaria dan ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Gresik Fahrizal Muhammad Kohar.

Yang menjadi juri adalah KH. Achmad Syafi’i, Lc, MThI. Dalam sambutannya, Muhammad Aziz menjelaskan, empat tujuan dilaksanakannya lomba baca kitab kuning, yakni penghormatan dan penghargaan kepada para santri yang merupakan calon ulama di masa depan. “Dalam rangka menjalin komunikasi harmonis dengan kalangan pesantren, memberikan motivasi para santri agar semangat dalam memperdalam dan mengkaji kitab kuning, serta dalam rangka mendorong generasi muda mendalami Islam dari sumber aslinya,”kata Muhammad Aziz.

-

Ketua BPD X PKS Gresik lamongan, Achmad Zakaria menjelaskan, lomba baca kitab kuning adalah salah satu khidmat PKS kepada umat terutama kalangan santri dan pesantren. Dia menegaskan bahwa PKS berkomitmen untuk terus berkontribusi untuk umat. Sekilas, Acmad Zakaria juga menyampaikan informasi, bahwa PKS menjadi salah satu fraksi yang telah berjuang dalam mengesahkan UU Pesantren. Dengan adanya UU Pesantren, pesantren akan lebih dilindungi dan difasilitasi oleh negara.

Selain UU pesantren, PKS juga telah mengusulkan RUU Perlindungan Tokoh dan simbol-simbol agama. “Setelah UU Pesantren, PKS juga mengupayakan Perda Pesantren juga disahkan di Jawa Timur,” tambahnya.

Untuk diketahui, pemenang lomba baca kitab kuning ini dimenangkan Tengku Urwah dari Ponpes Sidayu sebagai juara I. Juara II diraih Muhammad Afif dari ponpes Mambaus Sholihin Manyar, dan Juara III diraih Sholihan dari MBI Mambaul Falah Bawean. Juara 1, 2 dan 3 berhak  untuk mengikuti seleksi di wilayah pada tanggal 2 Desember yang akan datang. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru