alexametrics
26 C
Gresik
Thursday, 26 May 2022

Akibat Pipa Digaruk Alat Berat DPUTR, Distribusi Air PDAM Mampet

GRESIK – Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik mengeluhkan matinya distribusi air bersih ke wilayah mereka. Bahkan, para pelanggan itu menyebut sebulan terakhir kesulitan air bersih.

Berdasarkan penuturan seorang warga, Nur Afandi warga Perumahan Apsari Cerme menuturkan,  sudah sebulan lebih dirinya bersama warga di Cerme merasakan air PDAM mampet. Pihaknya telah berulangkali mengajukkan komplain ke PDAM namun belum ada solusi.

“Kemarin sempat mengalir tapi tidak lama mampet lagi,” kata dia.

Hal yangs sama diungkapkan, Dianda Payogogo warga Cerme Kidul Kecamatan Cerme. Air mengalir ke rumah warga minim. “Kami para warga memilih menampung air lebih dulu jika sewaktu-waktu dibutuhkan, dan hal ini menyulitkan kami apabila berlangsung cukup lama,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan warga, Direktur PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zariyah mengakui, bahwa berulangkali pipa PDAM Giri Tirta bocor akibat adanya proyek saluran di Jalan Raya Cerme. Hal ini menyebabkan terhentinya distribusi air hingga sebulan belakangan ini. “Pipa di kawasan Cerme lagi bocor akibat terdesak alat berat (beckhoe) karena seringnya bocor akibat proyek itu, sudah berapa kali dan berapa titik yang terdampak. Sudah banyak sudah berulangkali,” ujarnya.

Risa (sapaan akrabnya) mengaku, sejak awal sudah ada petugas PDAM di lapangan untuk menegur dan mengawasi jalannya pengerukan jalan. Tapi, hal itu kerap tidak diperhatikan oleh para pekerja. “Kena alat berat, langsung diperbaiki dan jalan lagi rusak lagi. Kejadian itu juga sudah disampaikan pada pengawas PDAM. Tapi tidak diperhatikan, dan terus diusahakan perbaikan,” tutur Risa dengan nada kesal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik, Gunawan Setijadi belum memberikan tanggapan perihal kejadian ini. Dihubungi melalui telepon selulernya yang terdengar hanya nada tunggu panggilannya saja (fir/han)

GRESIK – Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik mengeluhkan matinya distribusi air bersih ke wilayah mereka. Bahkan, para pelanggan itu menyebut sebulan terakhir kesulitan air bersih.

Berdasarkan penuturan seorang warga, Nur Afandi warga Perumahan Apsari Cerme menuturkan,  sudah sebulan lebih dirinya bersama warga di Cerme merasakan air PDAM mampet. Pihaknya telah berulangkali mengajukkan komplain ke PDAM namun belum ada solusi.

“Kemarin sempat mengalir tapi tidak lama mampet lagi,” kata dia.

-

Hal yangs sama diungkapkan, Dianda Payogogo warga Cerme Kidul Kecamatan Cerme. Air mengalir ke rumah warga minim. “Kami para warga memilih menampung air lebih dulu jika sewaktu-waktu dibutuhkan, dan hal ini menyulitkan kami apabila berlangsung cukup lama,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan warga, Direktur PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zariyah mengakui, bahwa berulangkali pipa PDAM Giri Tirta bocor akibat adanya proyek saluran di Jalan Raya Cerme. Hal ini menyebabkan terhentinya distribusi air hingga sebulan belakangan ini. “Pipa di kawasan Cerme lagi bocor akibat terdesak alat berat (beckhoe) karena seringnya bocor akibat proyek itu, sudah berapa kali dan berapa titik yang terdampak. Sudah banyak sudah berulangkali,” ujarnya.

Risa (sapaan akrabnya) mengaku, sejak awal sudah ada petugas PDAM di lapangan untuk menegur dan mengawasi jalannya pengerukan jalan. Tapi, hal itu kerap tidak diperhatikan oleh para pekerja. “Kena alat berat, langsung diperbaiki dan jalan lagi rusak lagi. Kejadian itu juga sudah disampaikan pada pengawas PDAM. Tapi tidak diperhatikan, dan terus diusahakan perbaikan,” tutur Risa dengan nada kesal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik, Gunawan Setijadi belum memberikan tanggapan perihal kejadian ini. Dihubungi melalui telepon selulernya yang terdengar hanya nada tunggu panggilannya saja (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/