alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 26 September 2021

Puluhan Bumil Jalani Isoman, Dapur Umum Pemkab Distribusikan Makanan

GRESIK-Jumlah ratusan ibu hamil (bumil) yang terpapar coronavirus (Covid-19) meningkat di Gresik. Terlebih, mereka juga merupakan salah satu pasien yang mudah terpapar Covid-19. Untuk mengatasi angka kematian bumil dan melahirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melaunching Dapur Umum di Pendopo Bupati Gresik, Jumat (30/7).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik dr Saifuddin Ghozali mengakui, jumlah pasien Covid-19 yang kormobid dari kasus bumil maupun melahirnya cukup banyak. “Ada beberapa kormobid yang berisiko Covid-10 dan membahayakan, yakni diabetes, hipertensi, serta ibu hamil,” kata Ghozali di sela-sela launching Dapur Umum di Pendopo Gresik. Meski begitu, para ibu hamil tetap harus tenang dan rutin mengosumsi vitamin supaya proses kelahirannya nanti aman. “Kami sudah siapkan lima puskesmas dan tersebar di Gresik baik utara, selatan dan tengah. Jadi kalau ibu hamil ada apa-apa langsung ke puskesmas yang ditunjuk,” kata Ghozali.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga menambahkan,untuk membantu pasien yang terpapar Covid-19, pihaknya sudah melakukan berbagai cara, mulai dari membentuk tim pemulasaran, bantuan oksigen gratis hingga dapur umum yang dipusatkan di pendopo Bupati Gresik.  “Ini ikhtiar kami dalam membantu masyarakat yang menjalani isoman. Kemarin, kami distribusikan ke warga yang isoman, mulai dari tenaga kesehatan, relawan, kini mulai ibu hamil,dan masyarakat sekitar,”  jelas Yani.

Dipaparkannya, dalam proses masak hingga distribusi Dapur Umum, pemkab dibantu berbagai organisasi massa (ormas) di Gresik. Di antaranya, PKK, Fatayat NU, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ikatan Istri Dokter Indonesia (IDI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Persagi ( Persatuan Ahli Gizi Indonesia), PDNU ( Persatuan Dokter NU ), Simpul Belajar Giri, Pramuka dan sejumlah ormas lainnya. “Semua upaya sudah kami (pemkab) lakukan. Terimakasih para relawan, kondisi pandemi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua. Mari saling membantu untuk menyelesaikan pandemi ini” kata Yani.

Sementara itu, Koordinator Relawan Nakes dan Program Vaksinasi dr Singgih Widi Pratomo mengatakan, jika menu makanan langsung dimasak di dapur umum. Menunya pun bergizi untuk meningkatkan imun tubuh pasien isoman. “Jumat ini, 150 kotak, besok menunya beda lagi dan langsung didistribusikan kepada warga isoman, data penerima dari dinkes,” kata  Singgih.

Ketua PC Fatayat NU Gresik Ainul Farodisa mengaku, siap menerjunkan kadernya untuk memasak di dapur umum. “Jumat kami kirim 10 kader yang masak di dapur umum, besok seterusnya. Kami giliran masak dan distribusi dengan tim relawan dari ormas yang lainnya,” kata Ainul. (jar/han)

 


GRESIK-Jumlah ratusan ibu hamil (bumil) yang terpapar coronavirus (Covid-19) meningkat di Gresik. Terlebih, mereka juga merupakan salah satu pasien yang mudah terpapar Covid-19. Untuk mengatasi angka kematian bumil dan melahirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melaunching Dapur Umum di Pendopo Bupati Gresik, Jumat (30/7).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik dr Saifuddin Ghozali mengakui, jumlah pasien Covid-19 yang kormobid dari kasus bumil maupun melahirnya cukup banyak. “Ada beberapa kormobid yang berisiko Covid-10 dan membahayakan, yakni diabetes, hipertensi, serta ibu hamil,” kata Ghozali di sela-sela launching Dapur Umum di Pendopo Gresik. Meski begitu, para ibu hamil tetap harus tenang dan rutin mengosumsi vitamin supaya proses kelahirannya nanti aman. “Kami sudah siapkan lima puskesmas dan tersebar di Gresik baik utara, selatan dan tengah. Jadi kalau ibu hamil ada apa-apa langsung ke puskesmas yang ditunjuk,” kata Ghozali.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga menambahkan,untuk membantu pasien yang terpapar Covid-19, pihaknya sudah melakukan berbagai cara, mulai dari membentuk tim pemulasaran, bantuan oksigen gratis hingga dapur umum yang dipusatkan di pendopo Bupati Gresik.  “Ini ikhtiar kami dalam membantu masyarakat yang menjalani isoman. Kemarin, kami distribusikan ke warga yang isoman, mulai dari tenaga kesehatan, relawan, kini mulai ibu hamil,dan masyarakat sekitar,”  jelas Yani.

Dipaparkannya, dalam proses masak hingga distribusi Dapur Umum, pemkab dibantu berbagai organisasi massa (ormas) di Gresik. Di antaranya, PKK, Fatayat NU, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ikatan Istri Dokter Indonesia (IDI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Persagi ( Persatuan Ahli Gizi Indonesia), PDNU ( Persatuan Dokter NU ), Simpul Belajar Giri, Pramuka dan sejumlah ormas lainnya. “Semua upaya sudah kami (pemkab) lakukan. Terimakasih para relawan, kondisi pandemi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua. Mari saling membantu untuk menyelesaikan pandemi ini” kata Yani.

-

Sementara itu, Koordinator Relawan Nakes dan Program Vaksinasi dr Singgih Widi Pratomo mengatakan, jika menu makanan langsung dimasak di dapur umum. Menunya pun bergizi untuk meningkatkan imun tubuh pasien isoman. “Jumat ini, 150 kotak, besok menunya beda lagi dan langsung didistribusikan kepada warga isoman, data penerima dari dinkes,” kata  Singgih.

Ketua PC Fatayat NU Gresik Ainul Farodisa mengaku, siap menerjunkan kadernya untuk memasak di dapur umum. “Jumat kami kirim 10 kader yang masak di dapur umum, besok seterusnya. Kami giliran masak dan distribusi dengan tim relawan dari ormas yang lainnya,” kata Ainul. (jar/han)

 


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru