alexametrics
29 C
Gresik
Saturday, 25 September 2021

PT Samator Sambungkan Jaringan Pipa Oksigen ke Gejos Gresik

GRESIK– Rencana penyambungan pipa oksigen dari PT Samator ke Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) terus dikebut. Ditargetkan hari ini Sabtu, oksigen medis sudah bisa mengalir untuk merawat pasien dengan gejala sedang. Galian tempat pipa berada di sisi utara Stadion Gejos Lebarnya tak lebih dari 20 sentimeter dengan kedalaman 1 meter. Tempat pipa oksigen itu memanjang menembus bukit di Desa Gending dan langsung konek dengan fasilitas milik PT Samator yang hanya berjarak 1 kilometer dari Gejos.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik Gunawan Setijadi menuturkan, pipa oksigen yang bakal ditanam telah ditanggung oleh PT Samator. Sehingga, tidak menguras dana APBD Gresik tahun 2021.

“Galian dan penopang pipa sudah selesai, sekarang masih tahap penyetrilan pipa oleh PT Samator, ditargetkan Sabtu besok sudah bisa digunakan,” kata Gunawan.

Dia menuturkan, penggalian untuk penanaman pipa, penyediaan penopang pipa hingga rekondisi jalan paska penggalian. Pengerjaan tersebut dilakukan DPUTR dengan menggandeng pihak swasta (Kontraktor) melalui skema penunjukan langsung (PL). “Ini kan anggaran darurat ya, anggarannya kurang lebih Rp 200 juta. Dikerjakan swasta melalui penunjukan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan, untuk pemasangan sepenuhnya dikerjakan oleh Dinas PUTR. Tapi kemarin, di dalam ruangan isolasi GJOS, pihaknya mengaku sudah disiapkan (peralatannya). “Dalam beberapa sudah disiapkan,” kata Ghozali.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ingin Pondok Rehabilitasi GJOS tenyuplai oksigen. Hal itu dilakukan agar kebutuhan oksigen di stadion lebih mudah. Hal ini seiring dengan rencana Bupati meningkatkan kapasitas dan kemampuan Pondok Rehabilitasi GJOS agar bisa merawat pasien dengan gejala sedang.  “Ini kondisi darurat, misi impossible untuk mengurangi beban rumah sakit. Saya beri waktu satu minggu untuk pemasangan pipa. Kita maksimalkan Gejos,” katanya saat memantau GJOS beberapa waktu lalu. (fir/han)


GRESIK– Rencana penyambungan pipa oksigen dari PT Samator ke Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) terus dikebut. Ditargetkan hari ini Sabtu, oksigen medis sudah bisa mengalir untuk merawat pasien dengan gejala sedang. Galian tempat pipa berada di sisi utara Stadion Gejos Lebarnya tak lebih dari 20 sentimeter dengan kedalaman 1 meter. Tempat pipa oksigen itu memanjang menembus bukit di Desa Gending dan langsung konek dengan fasilitas milik PT Samator yang hanya berjarak 1 kilometer dari Gejos.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik Gunawan Setijadi menuturkan, pipa oksigen yang bakal ditanam telah ditanggung oleh PT Samator. Sehingga, tidak menguras dana APBD Gresik tahun 2021.

“Galian dan penopang pipa sudah selesai, sekarang masih tahap penyetrilan pipa oleh PT Samator, ditargetkan Sabtu besok sudah bisa digunakan,” kata Gunawan.

Dia menuturkan, penggalian untuk penanaman pipa, penyediaan penopang pipa hingga rekondisi jalan paska penggalian. Pengerjaan tersebut dilakukan DPUTR dengan menggandeng pihak swasta (Kontraktor) melalui skema penunjukan langsung (PL). “Ini kan anggaran darurat ya, anggarannya kurang lebih Rp 200 juta. Dikerjakan swasta melalui penunjukan,” imbuhnya.

-

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan, untuk pemasangan sepenuhnya dikerjakan oleh Dinas PUTR. Tapi kemarin, di dalam ruangan isolasi GJOS, pihaknya mengaku sudah disiapkan (peralatannya). “Dalam beberapa sudah disiapkan,” kata Ghozali.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ingin Pondok Rehabilitasi GJOS tenyuplai oksigen. Hal itu dilakukan agar kebutuhan oksigen di stadion lebih mudah. Hal ini seiring dengan rencana Bupati meningkatkan kapasitas dan kemampuan Pondok Rehabilitasi GJOS agar bisa merawat pasien dengan gejala sedang.  “Ini kondisi darurat, misi impossible untuk mengurangi beban rumah sakit. Saya beri waktu satu minggu untuk pemasangan pipa. Kita maksimalkan Gejos,” katanya saat memantau GJOS beberapa waktu lalu. (fir/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru