alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 26 September 2021

PPKM Level 4, Rutan Bantu Warga Sekitar

GRESIK– Imbas pandemi Covid-19 belum berakhir. Rumah tahanan (rutan) kelas II B Banjarsari Cerme Gresik membagikan puluhan paket sembako ke warga sekitar. Kegiatan sosial itu merupakan rangkaian dari gerakan ‘Kumham Peduli’ berbagi yang dilakukan secara serentak se-Indonesia.

Dalam rapat virtual bersama seluruh jajaran nya Menteri Hukum dan HAM Yassona H Laoly menuturkan pemberian paket bantuan sembako ini dilakukan guna membantu sekaligus meringankan beban dari masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Ini merupakan solidaritas dari Kemenkumham kepada saudara kita yang terdampak Covid-19 melalui pemberian bantuan sosial,” tutur Menteri Hukum dan HAM Yassona H Laoly, Kamis (29/7).

Seluruh paket bantuan sembako disalurkan kepada masyarakat merupakan hasil gotong-royong pegawai Kemenkumham, mulai dari jajaran terendah hingga tertinggi. Penyaluran bantuan sembako mencapai 46.614 paket.

Rinciannya sebanyak 43.558 diberikan kepada keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 serta kepada ASN Kementerian Hukum dan HAM yang terpapar covid 19 sebanyak 3.056 orang.

Sementara Kepala Rutan kelas II B Banjarsari Cerme Aris Sakuriadi mengatakan pihaknya menyalurkan 50 paket sembako yang dibagikan kepada warga sekitar rutan yang terdampak Covid – 19 maupun untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

“Bantuan paket sembako dari Kemenkumham sudah kami bagikan secara langsung ke warga di halaman Rutan Kelas IIB Banjarsari, Cerme,” kata Aris Sakuriadi. Warga yang sedang melakukan isoman, petugas langsung mengantar di rumahnya.

“Ada sebagian warga yang sedang menjalani Isoman di rumah juga kita kirimi paket sembako dari Kemenkumham,” kata Agus.

Sementara Liyati,52, salah satu warga Desa Banjarsari RT 3 RW 3,Cerme mengaku merasa terbantu atas pemberian sembako dari Rutan Banjarsari Gresik.

” Alhamdulillah baru kali ini mendapat bantuan sembako di masa pandemi PPKM level 4 ini,”pungkas Liyati.(yud/han)


GRESIK– Imbas pandemi Covid-19 belum berakhir. Rumah tahanan (rutan) kelas II B Banjarsari Cerme Gresik membagikan puluhan paket sembako ke warga sekitar. Kegiatan sosial itu merupakan rangkaian dari gerakan ‘Kumham Peduli’ berbagi yang dilakukan secara serentak se-Indonesia.

Dalam rapat virtual bersama seluruh jajaran nya Menteri Hukum dan HAM Yassona H Laoly menuturkan pemberian paket bantuan sembako ini dilakukan guna membantu sekaligus meringankan beban dari masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Ini merupakan solidaritas dari Kemenkumham kepada saudara kita yang terdampak Covid-19 melalui pemberian bantuan sosial,” tutur Menteri Hukum dan HAM Yassona H Laoly, Kamis (29/7).

Seluruh paket bantuan sembako disalurkan kepada masyarakat merupakan hasil gotong-royong pegawai Kemenkumham, mulai dari jajaran terendah hingga tertinggi. Penyaluran bantuan sembako mencapai 46.614 paket.

-

Rinciannya sebanyak 43.558 diberikan kepada keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 serta kepada ASN Kementerian Hukum dan HAM yang terpapar covid 19 sebanyak 3.056 orang.

Sementara Kepala Rutan kelas II B Banjarsari Cerme Aris Sakuriadi mengatakan pihaknya menyalurkan 50 paket sembako yang dibagikan kepada warga sekitar rutan yang terdampak Covid – 19 maupun untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

“Bantuan paket sembako dari Kemenkumham sudah kami bagikan secara langsung ke warga di halaman Rutan Kelas IIB Banjarsari, Cerme,” kata Aris Sakuriadi. Warga yang sedang melakukan isoman, petugas langsung mengantar di rumahnya.

“Ada sebagian warga yang sedang menjalani Isoman di rumah juga kita kirimi paket sembako dari Kemenkumham,” kata Agus.

Sementara Liyati,52, salah satu warga Desa Banjarsari RT 3 RW 3,Cerme mengaku merasa terbantu atas pemberian sembako dari Rutan Banjarsari Gresik.

” Alhamdulillah baru kali ini mendapat bantuan sembako di masa pandemi PPKM level 4 ini,”pungkas Liyati.(yud/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru