alexametrics
30 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

RS di Gresik Penuh Pasien Covid, Gedung Pramuka Jadi Tempat Isolasi

GRESIK – Jumlah kasus positif Coronavirus Disease (covid-19)di Gresik kian parah.  Kemarin, tambahan 18 pasien positif. Sementara pasien sembuh Covid-19 bertambah sembilang orang, dan satu positif Covid-19 meninggal dunia.

Dengan demikian, total ada 5.935 kasus positif Covid-19 di Gresik. Dengan perincian, sebanyak 5.376 pasien sembuh, 364 positif Covid-19 meninggal, serta isolasi mandiri dan dirawat 195 orang. Kemudian, suspect discarded 4.398 orang, dan meninggal probable 181 orang.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemerintah turut prihatin dengan jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat. Pihaknya pun terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik. 200 tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik penuh. Pemkab sampai menambah 50 tempat tidur baik di RSUD Ibnu Sina dan rumah sakit lainnya.

“Pandemi Covid-19 belum tahu sampai kapan. Pasien Covid-19 di rumah sakit, pondok rehabilitas Covid-19 terus bertambah. Untuk menampung lonjakan pasien, kami berencana membuka gedung pramuka di Kebomas,”kata Gus Yani Fandi Akhmad Yani. Saat ini, pemkab sedang berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait penggunaan gedung Pramuka sebagai tempat isolasi

Sementara itu, Plt Wadir Medik RSUD Ibnu Sina Gresik, drg Sandra Viane mengatakan, pihaknya sudah melakukan penambahan 150 pasien dalam seminggu di ruang rawat di RSUD Ibnu Sina Gresik. “Biasanya pasien Covid-19 hanya 10 pasien, namun minggu seminggu kemarin langsung 150 pasien,”kata Sandra.

Saat ini, ruangan pasien Covid-19 di RSUD Ibnu Sina dibagi menjadi ruangan isolasi, ruang Iksa, ruang Mawar dengan 30 bed. “Selain bed, kami juga butuh sumber daya manusia (SDM), oksigen, obat – obat, alat – alat dan lain – lainnya,”ucapnya. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). (jar/han)

GRESIK – Jumlah kasus positif Coronavirus Disease (covid-19)di Gresik kian parah.  Kemarin, tambahan 18 pasien positif. Sementara pasien sembuh Covid-19 bertambah sembilang orang, dan satu positif Covid-19 meninggal dunia.

Dengan demikian, total ada 5.935 kasus positif Covid-19 di Gresik. Dengan perincian, sebanyak 5.376 pasien sembuh, 364 positif Covid-19 meninggal, serta isolasi mandiri dan dirawat 195 orang. Kemudian, suspect discarded 4.398 orang, dan meninggal probable 181 orang.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemerintah turut prihatin dengan jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat. Pihaknya pun terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik. 200 tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik penuh. Pemkab sampai menambah 50 tempat tidur baik di RSUD Ibnu Sina dan rumah sakit lainnya.

-

“Pandemi Covid-19 belum tahu sampai kapan. Pasien Covid-19 di rumah sakit, pondok rehabilitas Covid-19 terus bertambah. Untuk menampung lonjakan pasien, kami berencana membuka gedung pramuka di Kebomas,”kata Gus Yani Fandi Akhmad Yani. Saat ini, pemkab sedang berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait penggunaan gedung Pramuka sebagai tempat isolasi

Sementara itu, Plt Wadir Medik RSUD Ibnu Sina Gresik, drg Sandra Viane mengatakan, pihaknya sudah melakukan penambahan 150 pasien dalam seminggu di ruang rawat di RSUD Ibnu Sina Gresik. “Biasanya pasien Covid-19 hanya 10 pasien, namun minggu seminggu kemarin langsung 150 pasien,”kata Sandra.

Saat ini, ruangan pasien Covid-19 di RSUD Ibnu Sina dibagi menjadi ruangan isolasi, ruang Iksa, ruang Mawar dengan 30 bed. “Selain bed, kami juga butuh sumber daya manusia (SDM), oksigen, obat – obat, alat – alat dan lain – lainnya,”ucapnya. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/