alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Empat UMKM Gresik Pengolah Ikan Terima Sertifikat Internasional

GRESIK – Empat Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) asal Gresik yang bergerak dibidang olahan pangan dan ikan menerima sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). Sertifikat HACCP merupakan bentuk pengakuan dari otoritas Food and Agriculture Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO).

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi tinggi atas sertifikat ekspor berstandar internasional yang diterima para pelaku UMKM Gresik. Penyerahan sertifikat ini merupakan capaian keberhasilan dari kolaborasi pendampingan OPD dengan lembaga terkait. Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, BKIPM Surabaya II dan asosiasi UMKM. Penerbitan sertifikat bisa rampung dengan waktu yang tidak lama, proses yang tidak berbelit serta gratis tanpa dipungut biaya. “UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai pemangku kebijakan kami selalu mendukung UMKM dengan menjadi fasilitator yang bijak, salah satunya melalui Nawa Karsa Bela, Beli, Bagi produk UMKM,” kata Bupati Yani.

Pihaknya selalu mendorong UMKM untuk berorientasi dan berani ekspor. Sangat penting dalam pemulihan ekonomi nasional karena ekspor merupakan salah satu komponen produk domestik bruto dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional. Produk UMKM Gresik bisa bersaing di pasar luar negeri. “Kami terus berupaya dan telah menyiapkan berbagai program membantu UMKM Gresik naik kelas. Seperti fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan dan asistensi, perijinan, branding, sertifikasi halal dan lain-lain,” imbuhnya.

Acara penyerahan sertifikat itu turut dihadiri Kepala BKPIM Surabaya II Hasim, Kasub Koordinator Tata Pelayanan BKIPM Surabaya II Ricat Pahlevi Hidayat, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono, Kadis Perikanan Choirul Anam, Bagian Kepabeanan Cukai II Gresik Hendra Cahyono serta jajaran Camat wilayah terkait.  (fir/han)

GRESIK – Empat Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) asal Gresik yang bergerak dibidang olahan pangan dan ikan menerima sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). Sertifikat HACCP merupakan bentuk pengakuan dari otoritas Food and Agriculture Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO).

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi tinggi atas sertifikat ekspor berstandar internasional yang diterima para pelaku UMKM Gresik. Penyerahan sertifikat ini merupakan capaian keberhasilan dari kolaborasi pendampingan OPD dengan lembaga terkait. Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, BKIPM Surabaya II dan asosiasi UMKM. Penerbitan sertifikat bisa rampung dengan waktu yang tidak lama, proses yang tidak berbelit serta gratis tanpa dipungut biaya. “UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai pemangku kebijakan kami selalu mendukung UMKM dengan menjadi fasilitator yang bijak, salah satunya melalui Nawa Karsa Bela, Beli, Bagi produk UMKM,” kata Bupati Yani.

Pihaknya selalu mendorong UMKM untuk berorientasi dan berani ekspor. Sangat penting dalam pemulihan ekonomi nasional karena ekspor merupakan salah satu komponen produk domestik bruto dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional. Produk UMKM Gresik bisa bersaing di pasar luar negeri. “Kami terus berupaya dan telah menyiapkan berbagai program membantu UMKM Gresik naik kelas. Seperti fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan dan asistensi, perijinan, branding, sertifikasi halal dan lain-lain,” imbuhnya.

-

Acara penyerahan sertifikat itu turut dihadiri Kepala BKPIM Surabaya II Hasim, Kasub Koordinator Tata Pelayanan BKIPM Surabaya II Ricat Pahlevi Hidayat, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono, Kadis Perikanan Choirul Anam, Bagian Kepabeanan Cukai II Gresik Hendra Cahyono serta jajaran Camat wilayah terkait.  (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/