alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Sudah Lapuk, Pipa PDAM di Pangsud Diganti Baru

GRESIK – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik terus melakukan peremajaan terhadap pipa distribusi air. Seperti yang dilakukan di Jalan Panglima Sudirman (pangsud). Pipa sepanjang 20 meter sudah lapuk dan mulai mengalami kebocoran akibat dimakan usia.

Menurut Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariyah pipa pangsud sejatinya masuk dalam rencana kerja tahun 2021. Namun, karena kondisinya sudah mulai bocor, proses penggantian dilakukan lebih awal.

“Saya menerima laporan ada sepanjang 6 meter pipa yang sudah keropos karena dimakan usia. Jika tidak segera diperbaiki akan menimbulkan kerusakan yang lebih besar,” kata Risa sapaan akrabnya disela-sela meninjau aktivitas revitalisasi pipa pangsud Selasa (29/12) kemarin.

Risa menjelaskan, pipa yang diganti kali ini memiliki diameter 300 milimeter. Pipa berbahan dasar semen itu pertama kali ditanam pada tahun 1981 atau 39 tahun silam. Menurutnya, aktivitas revitalisasi pipa pangsud sementara membuat pasokan air kepada 10 ribu pelanggan di wilayah Kecamatan Gresik mengalami gangguan.

“Rencananya kami akan melakukan shutdown selama 12 jam mulai pukul 18.00 sampai pukul 06.00,” imbuhnya.

Selain pipa distribusi panglima sudirman, PDAM Giri Tirta Gresik saat ini tengah melakukan perbaikan jalur pipa transmisi di Desa Klampok Kecamatan Benjeng. Sambungan dari pipa tersebut putus lantaran tanah disekitar pipa terkena abrasi akibat luapan Kali Lamong.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar bisa bekerja lebih optimal ke depan. Kami sadar betul masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi,” tandasnya.

Seperti diketahui, dibawah kepemimpinan Siti Aminatus Zariyah, PDAM Giri Tirta Ceria Gresik terus berbenah. Selain terus meningkatkan kualitas air bersih yang didistribusikan pada pelanggan, mereka juga terus menambah cakupan pelayanan air bersih di kota wali.

Upaya yang dilakukan dalam membenahi PDAM Giri Tirta Gresik selama dua tahun terakhir kini mulai mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari World Bank atau Bank Dunia.

Apresiasi dari Bank Dunia diwujudkan melalui pemberian bantuan dana senilai 5 juta dollar AS atau setara Rp 67 miliar. Bantuan tersebut dikucurkan melalui program National Urban Water Supply Project  (NUWSP) yang digagas oleh Direktorat Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. (fir/rof)

GRESIK – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik terus melakukan peremajaan terhadap pipa distribusi air. Seperti yang dilakukan di Jalan Panglima Sudirman (pangsud). Pipa sepanjang 20 meter sudah lapuk dan mulai mengalami kebocoran akibat dimakan usia.

Menurut Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariyah pipa pangsud sejatinya masuk dalam rencana kerja tahun 2021. Namun, karena kondisinya sudah mulai bocor, proses penggantian dilakukan lebih awal.

“Saya menerima laporan ada sepanjang 6 meter pipa yang sudah keropos karena dimakan usia. Jika tidak segera diperbaiki akan menimbulkan kerusakan yang lebih besar,” kata Risa sapaan akrabnya disela-sela meninjau aktivitas revitalisasi pipa pangsud Selasa (29/12) kemarin.

-

Risa menjelaskan, pipa yang diganti kali ini memiliki diameter 300 milimeter. Pipa berbahan dasar semen itu pertama kali ditanam pada tahun 1981 atau 39 tahun silam. Menurutnya, aktivitas revitalisasi pipa pangsud sementara membuat pasokan air kepada 10 ribu pelanggan di wilayah Kecamatan Gresik mengalami gangguan.

“Rencananya kami akan melakukan shutdown selama 12 jam mulai pukul 18.00 sampai pukul 06.00,” imbuhnya.

Selain pipa distribusi panglima sudirman, PDAM Giri Tirta Gresik saat ini tengah melakukan perbaikan jalur pipa transmisi di Desa Klampok Kecamatan Benjeng. Sambungan dari pipa tersebut putus lantaran tanah disekitar pipa terkena abrasi akibat luapan Kali Lamong.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar bisa bekerja lebih optimal ke depan. Kami sadar betul masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi,” tandasnya.

Seperti diketahui, dibawah kepemimpinan Siti Aminatus Zariyah, PDAM Giri Tirta Ceria Gresik terus berbenah. Selain terus meningkatkan kualitas air bersih yang didistribusikan pada pelanggan, mereka juga terus menambah cakupan pelayanan air bersih di kota wali.

Upaya yang dilakukan dalam membenahi PDAM Giri Tirta Gresik selama dua tahun terakhir kini mulai mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari World Bank atau Bank Dunia.

Apresiasi dari Bank Dunia diwujudkan melalui pemberian bantuan dana senilai 5 juta dollar AS atau setara Rp 67 miliar. Bantuan tersebut dikucurkan melalui program National Urban Water Supply Project  (NUWSP) yang digagas oleh Direktorat Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/