alexametrics
25 C
Gresik
Saturday, 21 May 2022

Kualitas Kantor Mapolres Gresik Terbaik dari Proyek APH

GRESIK – Tiga bangunan proyek kantor Aparat Penegak Hukum (APH) dari APBD 2020 terus dikebut. Salah satunya yang progresnya paling signifikan dan hanya tinggal peresmian adalah gedung baru mapolres Gresik.

Bangunan senilai Rp 34 miliar dikerjakan secara multi years sejak 2019 itu sudah terlihat megah. Bahkan, jajaran Polres Gresik pun sudah mulai boyongan ke gedung di Jalan Wahidin Sudirohusodo tersebut.

Kepala Dinas PUTR Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, saat ini pihaknya baru menyusun berkas untuk proses lelang bangunan rutan dan masjid tersebut. Diperkirakan, bulan April nanti proses lelang sudah berjalan. Dengan begitu bangunan bisa dikerjakan sekitar pertengahan tahun.  “Sudah tinggal rutan dan masjid saja. Untuk bangunan yang sekarang sudah selesai sepenuhnya tinggal peresmian,” kata dia.

Dikatakan, gedung markas polisi yang dibagi menjadi tiga bagian itu sudah siap ditempati, namun masih ada komponen kelengkapan apolres yang belum terpenuhi. Kekurangan itu bakal dilengkapi pada APBD 2021 ini.

Awalnya karena APBD terdampak pandemi, rencana pembangunan rumah tahanan (rutan) dan masjid di Mapolres itu sempat dikurangi. Begitu APBD digedok, dana tersebut kembali utuh seperti rencana awal.

Untuk membangun rutan di mapolres baru, Pemkab Gresik menyiapkan dana Rp 5 miliar. Rencananya, rutan tersebut akan berdiri tiga lantai. Kemudian untuk masjid, Pemkab menganggarkan Rp 3,5 miliar. Sehingga tahun ketiga ini Pemkab mengalokasikan anggaran untuk mapolres Rp 8,5 miliar. Jika ditotal sejak 2019 lalu, mapolres baru menelan anggaran Rp 42,5 miliar. Anggaran itu belum termasuk lahan seluas 1,1 hektar yang dihibahkan Pemkab Gresik.

Terpisah, Sekertaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengaku, dari sekian banyak proyek yang dikerjakan Pemkab Gresik pada 2020, mapolres diakui progresnya paling bagus. Tidak hanya itu, politisi PKB itu menyebut, pekerjaan fisik mapolres juga memiliki kualitas yang bagus.

“Sejak awal dibangun kami perhatikan. Progresnya perlu diakui paling bagus dari proyek kantor APH yang lain,” katanya.

Soal adanya anggaran untuk rutan dan masjid itu, pihaknya membenarkan apabila dana tersebut awalnya sempat dikurangi karena terdampak covid. Namun saat digedok dana itu kembali utuh. “Ya tidak masalah, karena gedung harus punya masjid dan mapolres kalau tidak ada rutan juga terasa kurang,” tutupnya.

Pembangunan gedung baru ,apolres itu dalam rangka peningkatan tipe Polres Gresik. Dari tipe C ke tipe B. Dengan begitu, pangkat Kapolres mendatang bakal menjadi Kombespol. (fir/han)

GRESIK – Tiga bangunan proyek kantor Aparat Penegak Hukum (APH) dari APBD 2020 terus dikebut. Salah satunya yang progresnya paling signifikan dan hanya tinggal peresmian adalah gedung baru mapolres Gresik.

Bangunan senilai Rp 34 miliar dikerjakan secara multi years sejak 2019 itu sudah terlihat megah. Bahkan, jajaran Polres Gresik pun sudah mulai boyongan ke gedung di Jalan Wahidin Sudirohusodo tersebut.

Kepala Dinas PUTR Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, saat ini pihaknya baru menyusun berkas untuk proses lelang bangunan rutan dan masjid tersebut. Diperkirakan, bulan April nanti proses lelang sudah berjalan. Dengan begitu bangunan bisa dikerjakan sekitar pertengahan tahun.  “Sudah tinggal rutan dan masjid saja. Untuk bangunan yang sekarang sudah selesai sepenuhnya tinggal peresmian,” kata dia.

-

Dikatakan, gedung markas polisi yang dibagi menjadi tiga bagian itu sudah siap ditempati, namun masih ada komponen kelengkapan apolres yang belum terpenuhi. Kekurangan itu bakal dilengkapi pada APBD 2021 ini.

Awalnya karena APBD terdampak pandemi, rencana pembangunan rumah tahanan (rutan) dan masjid di Mapolres itu sempat dikurangi. Begitu APBD digedok, dana tersebut kembali utuh seperti rencana awal.

Untuk membangun rutan di mapolres baru, Pemkab Gresik menyiapkan dana Rp 5 miliar. Rencananya, rutan tersebut akan berdiri tiga lantai. Kemudian untuk masjid, Pemkab menganggarkan Rp 3,5 miliar. Sehingga tahun ketiga ini Pemkab mengalokasikan anggaran untuk mapolres Rp 8,5 miliar. Jika ditotal sejak 2019 lalu, mapolres baru menelan anggaran Rp 42,5 miliar. Anggaran itu belum termasuk lahan seluas 1,1 hektar yang dihibahkan Pemkab Gresik.

Terpisah, Sekertaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengaku, dari sekian banyak proyek yang dikerjakan Pemkab Gresik pada 2020, mapolres diakui progresnya paling bagus. Tidak hanya itu, politisi PKB itu menyebut, pekerjaan fisik mapolres juga memiliki kualitas yang bagus.

“Sejak awal dibangun kami perhatikan. Progresnya perlu diakui paling bagus dari proyek kantor APH yang lain,” katanya.

Soal adanya anggaran untuk rutan dan masjid itu, pihaknya membenarkan apabila dana tersebut awalnya sempat dikurangi karena terdampak covid. Namun saat digedok dana itu kembali utuh. “Ya tidak masalah, karena gedung harus punya masjid dan mapolres kalau tidak ada rutan juga terasa kurang,” tutupnya.

Pembangunan gedung baru ,apolres itu dalam rangka peningkatan tipe Polres Gresik. Dari tipe C ke tipe B. Dengan begitu, pangkat Kapolres mendatang bakal menjadi Kombespol. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/