alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Ratusan Rumah di Gresik Tidak Layak Huni

GRESIK – Masih banyaknya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni menjadi perhatian pemerintah kabupaten. Melalui anggaran APBD, mereka dibantu untuk membangun rumah. Pada tahun 2020, ada sekitar 729 orang yang mendapat bantuan program bedah rumah tersebut.

“Tahun ini total ada 729 BNBA. Dan, sudah disalurkan melalui panitia yang ada di masing-masing desa,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Achmad Wasil Miftahul Rahman, Rabu (26/8).

Wasil menyebutkan, program bantuan stimulan material berupa bahan bangunan untuk rumah warga miskin.  Nama-nama calon penerima tersebut sudah melalui proses verifikasi oleh Bappeda dan telah layak mendapatkan bantuan.

“Nilainya bervariasi antara Rp 17.5 juta, Rp 20 juta bahkan hingga Rp 30 juta tergantung tingkat kerusakannya,”ungkapnya.

Wasil menerangkan, untuk teknis bantuan rumah tiap kelompok penerima ada panitianya yang bertanggungjawab di desa. Panitia tersebut membantu proses perencanaan dan penggunaan dana.

“Ya panitianya, ada fasilitator yang membantu diproses dan perencanaan penggunaan dananya,”pungkasnya.  (yud/rof)

GRESIK – Masih banyaknya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni menjadi perhatian pemerintah kabupaten. Melalui anggaran APBD, mereka dibantu untuk membangun rumah. Pada tahun 2020, ada sekitar 729 orang yang mendapat bantuan program bedah rumah tersebut.

“Tahun ini total ada 729 BNBA. Dan, sudah disalurkan melalui panitia yang ada di masing-masing desa,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Achmad Wasil Miftahul Rahman, Rabu (26/8).

Wasil menyebutkan, program bantuan stimulan material berupa bahan bangunan untuk rumah warga miskin.  Nama-nama calon penerima tersebut sudah melalui proses verifikasi oleh Bappeda dan telah layak mendapatkan bantuan.

-

“Nilainya bervariasi antara Rp 17.5 juta, Rp 20 juta bahkan hingga Rp 30 juta tergantung tingkat kerusakannya,”ungkapnya.

Wasil menerangkan, untuk teknis bantuan rumah tiap kelompok penerima ada panitianya yang bertanggungjawab di desa. Panitia tersebut membantu proses perencanaan dan penggunaan dana.

“Ya panitianya, ada fasilitator yang membantu diproses dan perencanaan penggunaan dananya,”pungkasnya.  (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/