alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kasus Positif Covid-19 Membludak, Gejos Kembali Dibuka

GRESIK – Jumlah pasien positif Coronavirus Desease (Covid) 19  terus bertambah di Gresik. Guna mengantisipasi loncakan kasus Covid 19 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggelar rakor di Aula Sarja Arya Racana bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kadinkes drg. Syaifudin Ghozali dan 17 direktur rumah sakit rujukan pasien Covid-19 se-Kabupaten Gresik.

Total pasien Covid-19 di Gresik sudah mencapai 5.902 orang. Dengan rincian, 5.362 pasien sembuh, 363 positif Covid-19 meninggal, serta isolasi mandiri dan dirawat 177 orang. Sementara, suspect discarded 4.384 orang, dan meninggal probable 181 orang.

Bupati Fand Akhmad Yani mengatakan pihaknya tidak ingin ada pasien Covid-19 terlantar di rumah sakit karena keterbatasan tempat tidur. Pemkab pun berwncana melakukan penambahan hingga 200 tempat tidur di rumah sakit.  “Trend covid-19 cukup tinggi, kami tidak ingin ada pasien yang tidak bisa terawat di rumah sakit,” ujarnya.

Pemkab pun meminta rumah sakit yang menjadi rujukan kembali bersiaga. dan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas. Gejos akan kami buka kembali untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala sedangkan dengan gejala kategori berat langsung ditangani rumah sakit rujukan.

“RSUD Ibnu Sina akan menambah 50 tempat tidur dan rumah sakit lainnya,” jelasnya. Untuk penanganan Pekerja Migrain Indonesia (PMI) harus menjalani karantina di Stadion Gelora Joko Samudro akan dialihkan di shelter Dinas Sosial.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, menuturkan bahwa peningkatan jumlah pasien Covid-19 segera ditindaklanjuti dengan penyiapan tempat tidur di rumah sakit. Apabila lonjakan terus dengan antisipasi dengan baik.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan disiplin Protokol kesehatan semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal kembali,” pungkasnya. (yud/han)

GRESIK – Jumlah pasien positif Coronavirus Desease (Covid) 19  terus bertambah di Gresik. Guna mengantisipasi loncakan kasus Covid 19 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggelar rakor di Aula Sarja Arya Racana bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kadinkes drg. Syaifudin Ghozali dan 17 direktur rumah sakit rujukan pasien Covid-19 se-Kabupaten Gresik.

Total pasien Covid-19 di Gresik sudah mencapai 5.902 orang. Dengan rincian, 5.362 pasien sembuh, 363 positif Covid-19 meninggal, serta isolasi mandiri dan dirawat 177 orang. Sementara, suspect discarded 4.384 orang, dan meninggal probable 181 orang.

Bupati Fand Akhmad Yani mengatakan pihaknya tidak ingin ada pasien Covid-19 terlantar di rumah sakit karena keterbatasan tempat tidur. Pemkab pun berwncana melakukan penambahan hingga 200 tempat tidur di rumah sakit.  “Trend covid-19 cukup tinggi, kami tidak ingin ada pasien yang tidak bisa terawat di rumah sakit,” ujarnya.

-

Pemkab pun meminta rumah sakit yang menjadi rujukan kembali bersiaga. dan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas. Gejos akan kami buka kembali untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala sedangkan dengan gejala kategori berat langsung ditangani rumah sakit rujukan.

“RSUD Ibnu Sina akan menambah 50 tempat tidur dan rumah sakit lainnya,” jelasnya. Untuk penanganan Pekerja Migrain Indonesia (PMI) harus menjalani karantina di Stadion Gelora Joko Samudro akan dialihkan di shelter Dinas Sosial.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, menuturkan bahwa peningkatan jumlah pasien Covid-19 segera ditindaklanjuti dengan penyiapan tempat tidur di rumah sakit. Apabila lonjakan terus dengan antisipasi dengan baik.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan disiplin Protokol kesehatan semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal kembali,” pungkasnya. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/