alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kasus Positif Melandai, Pemkab Berupaya Gresik Lepas Zona Merah

Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya secara maksimal agar Gresik keluar dari zona merah. Salah satunya dengan meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan di kota pudak.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto berharap Agustus mendatang Gresik sudah mengikuti Sidoarjo keluar dari zona merah. “Kami terus berupaya secara maksimal agar kasus positif Covid 19 tidak bertambah banyak. Alhamdulillah, saat ini jumlah kasus positif sudah melandai,” kata Sambari. Bupati dua periode itu menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisir dampak penyebaran virus covid 19. Di antaranya seperti pendisiplinan penggunaan masker, menerapkan social distancing dan psycal distancing.

“Tim tracing terus bergerak secara cepat. Begitu ada kasus baru langsung dilacak dan dilokalisir. Semua pihak termasuk tiga¬† pilar terlibat sehingga jumlah kasus positif semakin landai,” imbuhnya. Meski demikian, pria yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati dua periode itu menegaskan pondok observasi dan rehabilitasi Covid 19 Gelora Joko Samudro (Gjos) tetap difungsikan. “GJOS tetap dipakai. Tenaga medis dan dokter tetap kami standbykan. Nanti pola pengaturannya akan kami rapatkan. Masih banyak warga Gresik yang dirawat di rumah sakit Surabaya,” paparnya. Terakhir sambari juga mengucapkan terimakasih kepada semua tenaga kesehatan, dan para medis yang selama ini memiliki dedikasi penuh dalam mengobati para pasien serta membantu pemerintah mengatasi penyebaran Covid 19 di Gresik. Keberhasilan itu berkat kebersamaan Pemerintahan, Forkopimda, Satgas Covid-19, 3 pilar TNI POLRI, termasuk para Kades, RW dan RT dan awak media dalam membantu sosialisasi protokol kesehatan. Sambari meminta agar masyarakat tetal melaksanakan disiplin protokol kesehatan sebelum vaksin Covid-19 ditemukan. “Maskerku maskermu, aku sehat, kamu sehat, kita semua sehat dan Indonesia selamat,”pungkas Sambari.

Sementara itu hingga Minggu (26/07) jumlah positif covid 19 mencapai 1.628 kasus. Dengan rincian sebanyak 730 pasien dirawat, 759 pasien sembuh dan 139 pasien meninggal dunia.

Sedangkan Orang Dalam Resiko (ODR) di Gresik mencapai 1.280 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 859 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 1.662 orang dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) mencapai 920 pasien. (fir/han)

Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya secara maksimal agar Gresik keluar dari zona merah. Salah satunya dengan meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan di kota pudak.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto berharap Agustus mendatang Gresik sudah mengikuti Sidoarjo keluar dari zona merah. “Kami terus berupaya secara maksimal agar kasus positif Covid 19 tidak bertambah banyak. Alhamdulillah, saat ini jumlah kasus positif sudah melandai,” kata Sambari. Bupati dua periode itu menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisir dampak penyebaran virus covid 19. Di antaranya seperti pendisiplinan penggunaan masker, menerapkan social distancing dan psycal distancing.

“Tim tracing terus bergerak secara cepat. Begitu ada kasus baru langsung dilacak dan dilokalisir. Semua pihak termasuk tiga¬† pilar terlibat sehingga jumlah kasus positif semakin landai,” imbuhnya. Meski demikian, pria yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati dua periode itu menegaskan pondok observasi dan rehabilitasi Covid 19 Gelora Joko Samudro (Gjos) tetap difungsikan. “GJOS tetap dipakai. Tenaga medis dan dokter tetap kami standbykan. Nanti pola pengaturannya akan kami rapatkan. Masih banyak warga Gresik yang dirawat di rumah sakit Surabaya,” paparnya. Terakhir sambari juga mengucapkan terimakasih kepada semua tenaga kesehatan, dan para medis yang selama ini memiliki dedikasi penuh dalam mengobati para pasien serta membantu pemerintah mengatasi penyebaran Covid 19 di Gresik. Keberhasilan itu berkat kebersamaan Pemerintahan, Forkopimda, Satgas Covid-19, 3 pilar TNI POLRI, termasuk para Kades, RW dan RT dan awak media dalam membantu sosialisasi protokol kesehatan. Sambari meminta agar masyarakat tetal melaksanakan disiplin protokol kesehatan sebelum vaksin Covid-19 ditemukan. “Maskerku maskermu, aku sehat, kamu sehat, kita semua sehat dan Indonesia selamat,”pungkas Sambari.

-

Sementara itu hingga Minggu (26/07) jumlah positif covid 19 mencapai 1.628 kasus. Dengan rincian sebanyak 730 pasien dirawat, 759 pasien sembuh dan 139 pasien meninggal dunia.

Sedangkan Orang Dalam Resiko (ODR) di Gresik mencapai 1.280 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 859 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 1.662 orang dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) mencapai 920 pasien. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/