Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Tilang, Pengendara di GKB Malah Dapat Cokelat dari Polisi, Ini Alasannya!

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
BAGIKAN COKLAT : Anggota Satlantas Polres Gresik saat memberikan edukasi serta bagaikan coklat kepada pengguna jalan yang tertib lalulintas di kawasan GKB, Kecamatan Kebomas, Gresik.
BAGIKAN COKLAT : Anggota Satlantas Polres Gresik saat memberikan edukasi serta bagaikan coklat kepada pengguna jalan yang tertib lalulintas di kawasan GKB, Kecamatan Kebomas, Gresik.

RADAR GRESIK – Ada pemandangan berbeda di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) pada awal pekan ini. Di tengah pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, jajaran Satlantas Polres Gresik memilih cara unik dan manis untuk menyosialisasikan ketertiban lalu lintas, yakni dengan membagikan cokelat kepada para pengendara.


Advertisement

Aksi simpatik ini berlangsung di kawasan Traffic Light Pos Pantau Lalu Lintas 12.0 GKB pada Senin (2/2). Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, petugas mencegat pengendara bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memberikan apresiasi bagi mereka yang kedapatan tertib menggunakan perlengkapan berkendara dan mematuhi rambu jalan.

Selain cokelat, petugas juga membagikan suvenir berupa gantungan kunci. Kegiatan ini turut menggandeng Jasa Raharja Kabupaten Gresik sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mengungkapkan bahwa pendekatan persuasif dan humanis jauh lebih efektif dalam menyentuh kesadaran masyarakat dibandingkan sekadar tindakan represif.

Advertisement

“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” jelas AKP Nur Arifin pada Selasa (3/1).

Menurutnya, pemberian cokelat dan suvenir tersebut merupakan simbol kasih sayang dan kepedulian kepolisian terhadap keselamatan nyawa pengguna jalan.

Pihak Satlantas berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang lahir dari kesadaran mandiri, bukan karena rasa takut terhadap petugas.

Advertisement

Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kesadaran dari masyarakat sendiri, Polres Gresik optimis tingkat fatalitas kecelakaan di wilayah Kabupaten Gresik dapat terus menurun secara signifikan.

“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi Polri, Jasa Raharja, dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkasnya. (yud/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Hampir Empat Dekade, Warga Randuagung Gresik Mendonorkan Darahnya 174 Kali

Hampir Empat Dekade, Warga Randuagung Gresik Mendonorkan Darahnya 174 Kali

RADAR GRESIK – Kepedulian mendalam terhadap sesama mengantarkan Suntono Djamaludin (59), warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, konsisten mendonorkan darahnya selama hampir empat dekade.

Perkuat Penetrasi Pasar di Kota Industri, Haka Auto Dekatkan Teknologi BYD via Community Talk

Perkuat Penetrasi Pasar di Kota Industri, Haka Auto Dekatkan Teknologi BYD via Community Talk

RADAR GRESIK – Haka Auto terus memperluas ruang interaksi bersama komunitas otomotif dan insan pers lokal melalui perhelatan BYD Haka Gresik Community Talk bertema “Mobilitas Masa Depan Dimulai Hari Ini”, Sabtu (24/10).

Ciptakan Ruang Dialog Tanpa Sekat, Satbinmas Polres Gresik Serap Aspirasi Warga Lewat Kopi Keliling

Ciptakan Ruang Dialog Tanpa Sekat, Satbinmas Polres Gresik Serap Aspirasi Warga Lewat Kopi Keliling

RADAR GRESIK – Secangkir kopi tak selalu sekadar penawar dahaga. Di tangan personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Gresik, kopi ditransformasikan menjadi jembatan komunikasi interaktif guna mendekatkan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer