Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bebas Biaya Berobat, Pemkab Gresik Sukses Capai UHC untuk 1,3 Juta Warganya

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
PANTAU : Bupati Gresik saat pantau peserta JKN di Gresik.
PANTAU : Bupati Gresik saat pantau peserta JKN di Gresik.

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik membuktikan komitmennya dalam melindungi kesehatan masyarakat. Melalui program Universal Health Coverage (UHC), Pemkab Gresik memastikan setiap warga memiliki akses layanan kesehatan yang komprehensif tanpa perlu khawatir terbentur masalah finansial.


Advertisement

Program ini mencakup seluruh aspek layanan, mulai dari tindakan preventif hingga rehabilitatif yang bermutu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, mengungkapkan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara Bupati Gresik, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bappeda, dan seluruh pemangku kepentingan. Berkat sinergi ini, proses verifikasi data dan pemberian layanan kesehatan dapat berjalan optimal.

“Untuk itu, mari kita jaga dan kawal bersama-sama penyelenggara JKN dengan optimal,” kata Janoe saat memaparkan perkembangan program JKN di Gresik.

Advertisement

Data terbaru hingga 1 Januari 2026 menunjukkan kepesertaan JKN di Kabupaten Gresik telah mencapai 1.335.573 jiwa. Angka ini mencakup 99,92 persen dari total jumlah penduduk yang sebanyak 1.336.694 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 90,60 persen.

Janoe menekankan bahwa capaian ini bukanlah akhir, melainkan tantangan untuk terus mempertahankan dukungan Pemerintah Daerah.

“Capaian UHC ini tentu bukan akhir dari segalanya. Lebih dari itu, kami masih memerlukan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk tetap mempertahankan jumlah kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta JKN di wilayah Kabupaten Gresik. Hal ini agar penduduk di wilayah Kabupaten Gresik tetap terlindungi jaminan kesehatannya,” imbuhnya.

Advertisement

Sejalan dengan tercapainya UHC, BPJS Kesehatan juga melakukan transformasi mutu layanan melalui inovasi digital. Layanan seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp (Pandawa), hingga Care Center 165 hadir untuk mempermudah masyarakat mengakses fasilitas kesehatan kapan saja.

“Tentunya kami tidak berpuas diri dengan tercapainya UHC ini. Kami terus berupaya menjaga mutu layanan khususnya di fasilitas kesehatan. Selain itu kami juga menghadirkan beberapa layanan online yang memudahkan akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan kapan saja dan dimana saja,” jelas Janoe.

Manfaat nyata UHC ini dirasakan langsung oleh Rahmad Saleh (38), salah satu warga Gresik. Ia mengaku sangat terbantu, terutama dalam kondisi ekonomi yang sulit, karena urusan administrasi kini menjadi jauh lebih praktis.

“Kami merasa lega menjadi penerima manfaat UHC. Hal ini merupakan bukti nyata negara memberikan perlindungan kesehatan terhadap warganya khususnya bagi yang mengalami kesulitan finansial seperti kami. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Gresik yang telah hadir dalam keluarga kami, semoga program ini terus menebarkan manfaat sehingga kesehatan masyarakat terus terjamin,” pungkasnya. (jar/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Pagi Ini Achmad Hadi Dirumorkan Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gantikan Achmad Washil yang Pensiun

Pagi Ini Achmad Hadi Dirumorkan Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gantikan Achmad Washil yang Pensiun

Kepala Inspektorat Kabupaten Gresik, Dr. Ahmad Hadi, SP., MT., CGCAE, CFrA., CGRE, resmi meraih penghargaan Radar Surabaya Awards 2026 atas keberhasilannya mengawal Pengembangan Zona Integritas menuju tata kelola pemerin

Bertemu Para Kades, Jiddan Dorong Diversifikasi Pendapatan Desa Guna Antisipasi Efisiensi TKD 2027

Bertemu Para Kades, Jiddan Dorong Diversifikasi Pendapatan Desa Guna Antisipasi Efisiensi TKD 2027

Efisiensi anggaran pada 2027 diperkirakan masih berlanjut. Karena itu, desa harus mulai bekerja keras menghasilkan sumber pendapatan baru. Potensi yang dimiliki masing-masing desa perlu dikembangkan agar tidak terus berg

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemkab bersama BAZNAS RI, Jatim, dan Kabupaten menggelontorkan Rp2,79 M untuk beasiswa pendidikan, subsidi veteran, hingga pemberdayaan ekonomi warga Gresik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer