Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Momentum Perubahan Diri, Rutan Gresik Peringati Isra Mikraj dengan Penuh Kekhusyukan

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
KHUSUK : Pegawai dan wargabinaan sangat khusuk mengikuti peringantan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taubah Rutan kelas IIB Gresik.
KHUSUK : Pegawai dan wargabinaan sangat khusuk mengikuti peringantan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taubah Rutan kelas IIB Gresik.

RADAR GRESIK – Suasana religius menyelimuti Masjid At-Taubah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik pada Rabu (21/01). Ratusan warga binaan bersama jajaran petugas tampak khusyuk mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari penguatan mental dan spiritual dalam masa pembinaan.


Advertisement

Acara dibuka dengan lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh salah satu warga binaan. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kepala Rutan Gresik Eko Widiatmoko didampingi jajaran pejabat struktural dan petugas Rutan.

Dalam sambutannya, Eko Widiatmoko menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk introspeksi diri. Ia berharap nilai-nilai spiritual dari peristiwa besar ini dapat memotivasi warga binaan untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik.

“Peringatan Isra Mikraj ini hendaknya menjadi sarana introspeksi diri bagi kita semua, khususnya warga binaan, untuk terus memperbaiki diri dan menata kehidupan ke arah yang lebih baik. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk berubah, memperkuat iman, serta meningkatkan kualitas ibadah,” ujar Eko Widiatmoko.

Advertisement

Puncak acara diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Mohammad Qosim. Dalam ceramahnya, ia mengupas tuntas makna perjalanan spiritual Rasulullah SAW yang membuahkan perintah salat lima waktu.

Ia menekankan bahwa kedisiplinan beribadah adalah fondasi utama bagi manusia untuk memperbaiki perilaku.

"Perintah salat yang diterima Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat pentingnya menjaga tiang agama. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan salat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta sebagai fondasi utama dalam memperbaiki perilaku dan kehidupan sehari-hari," pesan Ustadz Qosim kepada para jamaah.

Advertisement

Melalui kegiatan ini, Rutan Gresik berkomitmen untuk terus mengedepankan pembinaan kepribadian berbasis keagamaan. Diharapkan, setelah menyelesaikan masa hukuman, para warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan akhlak yang lebih mulia dan semangat hidup yang baru. (yud/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kekompakan Organisasi, DWP Rutan Kelas IIB Gresik Gelar Pertemuan

Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kekompakan Organisasi, DWP Rutan Kelas IIB Gresik Gelar Pertemuan

RADAR GRESIK – Jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menggelar agenda pertemuan rutin bulanan di Aula Rutan Kelas IIB Gresik, Selasa (3/11/2026).

Deteksi Dini Penyakit Menular, Rutan Gresik Gandeng Dinkes Gelar Skrining TB dan VCT Mobile

Deteksi Dini Penyakit Menular, Rutan Gresik Gandeng Dinkes Gelar Skrining TB dan VCT Mobile

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan pemasyarakatan, khususnya pada aspek pemenuhan hak kesehatan.

Dukung Pembangunan Zona Integritas, Rutan Gresik Gandeng Bank BJB Sosialisikan Rugres Cashless

Dukung Pembangunan Zona Integritas, Rutan Gresik Gandeng Bank BJB Sosialisikan Rugres Cashless

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus memperkuat komitmen transparansi tata kelola pemasyarakatan. Rutan Gresik resmi menggaungkan penggunaan kartu uang elektronik (e-money) melalui inovasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer