alexametrics
29 C
Gresik
Saturday, 4 December 2021

Tangani Banjir Kali Lamong, Pemkab Gandeng Pengusaha Gresik Selatan

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan jajaran bersama Paguyuban Pengusaha Gresik Selatan duduk bersama membahas penanggulangan bencana banjir tahunan Kali Lamong.

Pemkab dan pengusaha berdialog dan mencari apa yang bisa dilakukan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Gresik dalam upayanya menanggulangi banjir Kali Lamong.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Wasil, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umun Kabupaten Gresik Endoong Wahyukuntjoro, serta Camat Cerme Suyono beserta Muspika hadir dalam acara tersebut. Mitigasi bencana adalah upaya atau strategi bagaimana menghadapi bencana alam, kira- kira apa yang akan kita persiapkan.

“Upaya dan strategi inilah yang dituangkan dalam suatu program, dimana didalamnya ada persiapan secara fisik seperti normalisasi sungai maupun secara mental seperti peningkatan SDM dalam menghadapi bencana,” kata Bupati Yani.

Disamping itu, bupati juga mengajak semua stakeholder untuk memaksimalkan dalam memanfaatkan BMKG dalam mitigasi bencana atau dalam hal yang berkaitan dengan cuaca seperti waktu tanam padi.

Lebih lanjut, dalam acara dialog dihadiri 53 perusahaan dan 25 pengembang ini, Bupati Yani mengajak seluruh pengusaha dan pengembang yang tergabung dalam Paguyuban untuk bersama-sama memupuk rasa empati dan mengubah mindset dalam kegiatan CSR-nya.

“Kenapa kita tidak mengubah pola dari yang sebelumnya memberi bantuan sembako, beruba menjadi aksi bagaimana caranya mencegah bencana ini,” imbuhnya

Dari sisi Pemerintah pun tidak lantas tinggal diam, Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik melalu Dinas Pekerjaan Umum yang berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sudah melakukan berbagai langkah.  Prioritas jangka pendek yang dilakukan adalah dengan cara normalisasi Kali Lamong dan anak sungainya, Konstruksi Parapet dan Konstruksi tanggul.  (fir/yud/han)


GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan jajaran bersama Paguyuban Pengusaha Gresik Selatan duduk bersama membahas penanggulangan bencana banjir tahunan Kali Lamong.

Pemkab dan pengusaha berdialog dan mencari apa yang bisa dilakukan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Gresik dalam upayanya menanggulangi banjir Kali Lamong.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Wasil, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umun Kabupaten Gresik Endoong Wahyukuntjoro, serta Camat Cerme Suyono beserta Muspika hadir dalam acara tersebut. Mitigasi bencana adalah upaya atau strategi bagaimana menghadapi bencana alam, kira- kira apa yang akan kita persiapkan.

-

“Upaya dan strategi inilah yang dituangkan dalam suatu program, dimana didalamnya ada persiapan secara fisik seperti normalisasi sungai maupun secara mental seperti peningkatan SDM dalam menghadapi bencana,” kata Bupati Yani.

Disamping itu, bupati juga mengajak semua stakeholder untuk memaksimalkan dalam memanfaatkan BMKG dalam mitigasi bencana atau dalam hal yang berkaitan dengan cuaca seperti waktu tanam padi.

Lebih lanjut, dalam acara dialog dihadiri 53 perusahaan dan 25 pengembang ini, Bupati Yani mengajak seluruh pengusaha dan pengembang yang tergabung dalam Paguyuban untuk bersama-sama memupuk rasa empati dan mengubah mindset dalam kegiatan CSR-nya.

“Kenapa kita tidak mengubah pola dari yang sebelumnya memberi bantuan sembako, beruba menjadi aksi bagaimana caranya mencegah bencana ini,” imbuhnya

Dari sisi Pemerintah pun tidak lantas tinggal diam, Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik melalu Dinas Pekerjaan Umum yang berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sudah melakukan berbagai langkah.  Prioritas jangka pendek yang dilakukan adalah dengan cara normalisasi Kali Lamong dan anak sungainya, Konstruksi Parapet dan Konstruksi tanggul.  (fir/yud/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru