alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

UISI, PTS Terbaik di Gresik dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi

GRESIK-Kabar baik datang dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) yang berhasil menjadi PTS terbaik di Kabupaten Gresik (klaster 4). Kampus yang telah meraih predikat B memperoleh peringkat 169 dari 2.136 Perguruan Tinggi se Indonesia dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi 2020.
Rektor UISI, Prof. Dr. Ing. Ir Herman Sasongko mengaku bersyukur atas keberhasilan UISI yang terus meningkatkan kualitas sekaligus meningkatkan prestasi demi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi ini tentu menjadi bukti kerja keras seluruh civitas academica UISI selama beberapa tahun terakhir yang mendapatkan apresiasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Ada empat kategori penilaian yaitu mutu sumber daya manusia dan mahasiswa (input), pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi (proses), capaian kinerja jangka pendek (output), dan capaian kinerja jangka panjang (outcome).
Sebagai rasa tanggung jawab, UISI terus melalukan perbaikan kualitas khususnya menyikapi berbagai perubahan termasuk merevisi kurikulum dari program studi, agar relevan dengan Revolusi Industri 4.0. UISI juga terus mengawal upaya akreditasi nasional agar yang lebih baik. UISI terus meningkatkan pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada terkini dengan dukungan dari empat pusat penelitian yang ada di LPPM UISIyaitu: teknologi persemenan, energi, halal supply chain, dan bisnis kreatif. (*/han)

GRESIK-Kabar baik datang dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) yang berhasil menjadi PTS terbaik di Kabupaten Gresik (klaster 4). Kampus yang telah meraih predikat B memperoleh peringkat 169 dari 2.136 Perguruan Tinggi se Indonesia dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi 2020.
Rektor UISI, Prof. Dr. Ing. Ir Herman Sasongko mengaku bersyukur atas keberhasilan UISI yang terus meningkatkan kualitas sekaligus meningkatkan prestasi demi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi ini tentu menjadi bukti kerja keras seluruh civitas academica UISI selama beberapa tahun terakhir yang mendapatkan apresiasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Ada empat kategori penilaian yaitu mutu sumber daya manusia dan mahasiswa (input), pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi (proses), capaian kinerja jangka pendek (output), dan capaian kinerja jangka panjang (outcome).
Sebagai rasa tanggung jawab, UISI terus melalukan perbaikan kualitas khususnya menyikapi berbagai perubahan termasuk merevisi kurikulum dari program studi, agar relevan dengan Revolusi Industri 4.0. UISI juga terus mengawal upaya akreditasi nasional agar yang lebih baik. UISI terus meningkatkan pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada terkini dengan dukungan dari empat pusat penelitian yang ada di LPPM UISIyaitu: teknologi persemenan, energi, halal supply chain, dan bisnis kreatif. (*/han)

Most Read

Berita Terbaru

/