alexametrics
27 C
Gresik
Sunday, 3 July 2022

Bawa Motor, Bocah Kelas 5 SD Menangis Saat Ditilang

GRESIK – Satlantas Polres Gresik melakukan patroli imbauan peraturan lalu lintas di jalan protokol, Rabu (25/5). Ironisnya, saat patroli ditemukan anak kecil umur 10 tahun atau kelas 5 SD yang naik sepeda motor tanpa helm di depan Pasar Gresik Kota.

Kasatlantas Akp Engkos Sarkosi mengatakan anggotanya sewaktu menindak pengendara motor yang melanggar peraturan lalu lintas, pihaknya menemukan anak di bawah umur tanpa mengenakan helm melintas. Spotan petugas menghentikan anak dibawah umur tersebut.

Merasa bersalah dan melanggar, anak dibawah umur yang mengendarai motor Honda Beat W 3039 BP malah menangis di hadapan polisi. Bocah tersebut meminta supaya tidak melaporkan kejadian ini ke orang tuanya. “Karena masih dibawah umur, kami memanggil orang tuanya sebagai peringatan dan jangan diulangi lagi,” ujarnya, Rabu (25/5).

Dirinya mengimbau kepada orang tua supaya tidak mudah memberikan izin bagi anak di bawah umur mengendarai motor di jalan raya. Sebab, dampaknya sangat fatal.

“Apapun alasannya tidak diperkenankan anak dibawah umur mengendarai motor karena sudah melanggar peraturan lalu lintas,” imbuhnya.

Orang tua untuk jangan dikasih motor ke anaknya sama saja membiarkan anaknya pelan – pelan untuk menunju kematian. “Apalagi ada pemahaman dari orang tua karena saya sayang sama anak makanya saya kasih motor pak dan itu merupakan pemahaman yang salah justru sebaliknya pelan – pelan bisa mencelakakan anaknya, ” Imbaunya.

Hasil dari patroli tersebut juga ada pengendara motor yang melanggar dan langsung dikenai tindakan berupa tilang karena melawan arus dan tidak mengenakan helm. “Total ada 63 pelanggar, rinciannya yang melanggar arus 27 orang, dan 36 orang tidak mengenakan helm,” ungkapnya. (yud/han)

GRESIK – Satlantas Polres Gresik melakukan patroli imbauan peraturan lalu lintas di jalan protokol, Rabu (25/5). Ironisnya, saat patroli ditemukan anak kecil umur 10 tahun atau kelas 5 SD yang naik sepeda motor tanpa helm di depan Pasar Gresik Kota.

Kasatlantas Akp Engkos Sarkosi mengatakan anggotanya sewaktu menindak pengendara motor yang melanggar peraturan lalu lintas, pihaknya menemukan anak di bawah umur tanpa mengenakan helm melintas. Spotan petugas menghentikan anak dibawah umur tersebut.

Merasa bersalah dan melanggar, anak dibawah umur yang mengendarai motor Honda Beat W 3039 BP malah menangis di hadapan polisi. Bocah tersebut meminta supaya tidak melaporkan kejadian ini ke orang tuanya. “Karena masih dibawah umur, kami memanggil orang tuanya sebagai peringatan dan jangan diulangi lagi,” ujarnya, Rabu (25/5).

-

Dirinya mengimbau kepada orang tua supaya tidak mudah memberikan izin bagi anak di bawah umur mengendarai motor di jalan raya. Sebab, dampaknya sangat fatal.

“Apapun alasannya tidak diperkenankan anak dibawah umur mengendarai motor karena sudah melanggar peraturan lalu lintas,” imbuhnya.

Orang tua untuk jangan dikasih motor ke anaknya sama saja membiarkan anaknya pelan – pelan untuk menunju kematian. “Apalagi ada pemahaman dari orang tua karena saya sayang sama anak makanya saya kasih motor pak dan itu merupakan pemahaman yang salah justru sebaliknya pelan – pelan bisa mencelakakan anaknya, ” Imbaunya.

Hasil dari patroli tersebut juga ada pengendara motor yang melanggar dan langsung dikenai tindakan berupa tilang karena melawan arus dan tidak mengenakan helm. “Total ada 63 pelanggar, rinciannya yang melanggar arus 27 orang, dan 36 orang tidak mengenakan helm,” ungkapnya. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/